LiputanBekasi.com – Jenazah korban kerusuhan Kanjuruhan telah tuntas menjalani proses autopsi oleh tim forensik.
Autopsi terhadap 2 sampel jasad korban Kanjuruhan ini berlangsung selama 8 jam, di TPU Desa Sukolilo, Wajak, Kabupaten Malang.
2 Jasad yang diautopsi yakni diketahui adalah Natasya Deby Ramadhani (16 tahun) dan Nayla Deby Anggraeni (13 tahun).
Pada 2 Oktober 2022 lalu, tim kedokteran forensik melakukan penggalian terhadap makam kedua jenazah yang akan diperiksa.
Baca Juga: Sadari Bahaya Begadang dan Kenali Irama Sirkadian Dalam Tubuh
Ayah dari kedua jenazah yang diautopsi, Devi Athok angkat bicara mengenai tahap autopsi ini.
Ia menyebutkan bahwa dirinya merelakan proses autopsi ini guna mengungkap dan mengusut tuntas insiden yang merenggut nyawa kedua putri tercintanya itu.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya merelakan Natasya dan Nayla diautopsi untuk mengungkap pelakunya dan dihukum berat.” Ujarnya saat proses autopsi putrinya berlangsung.
Devi Athok mengaku sakit hati dengan banyaknya korban jiwa yang jatuh dalam tragedi Kanjuruhan ini.
Ia menilai para korban tidak memiliki alasan yang pantas untuk diperlakukan seperti ini.
Athok juga menyayangkan generasi Aremania yang hadir di Stadion Kanjuruhan saat tragedi itu terjadi.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total Akan Terjadi pada 8 November 2022, Simak Waktu Fase Puncaknya
“Mereka tidak anarkis, tidak membuat kericuhan, tapi kenapa mereka ditembaki? Sakit sekali, ga tega. Kalau memang hukum dunia tidak bisa, biar azab Allah yang menanti mereka.” Sambungnya.
Ketua tim forensik yang bertugas, dr. Nabil Bahasuan menjelaskan tahapan yang dilakukan dalam proses forensik yaitu mulai dari pemeriksaan luar, dalam, hingga pemeriksaan penunjang.
Nabil menambahkan, selama proses autopsi berlangsung, kondisi jasad yang diperiksa sudah dalam keadaan membusuk.
Artikel Terkait
Aksi Doa Bersama Korban Kerusuhan di Kanjuruhan !!!
Korban Tewas Akibat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Ada 187 Orang, Liga 1 Arema VS Persebaya
Klub Bola Internasional Mengucapkan Bela Sungkawa atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Laga Persib VS Persija Resmi Ditunda, Imbas Tragedi Kanjuruhan
Keren ARMY Indonesia Kumpulkan Donasi Hingga Rp. 400 Juta, Untuk Korban Kanjuruhan
Isi Pesan Raja Inggris Charles III Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan