LIPUTANBEKASI.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memediasi perubahan seleksi perguruan tinggi negeri (PTN) melalui Tutorial Merdeka Episode 22: Transformasi Penerimaan PTN.
Ada tiga konsep konversi seleksi PTN yang disampaikan Nadiem pada Rabu, 7 September 2022.
Pertama, seleksi nasional berdasarkan kemampuan. Kedua, seleksi nasional berdasarkan ujian dan ketiga, seleksi dilakukan secara mandiri oleh PTN.
Seleksi nasional berdasarkan prestasi akan fokus pada pemberian tingkat tinggi pencapaian pendidikan menengah secara keseluruhan, kata Nadiem.
Baca Juga: Sinopsis Drama Thailand A Tale of Ylang Ylang: Drama Romantis Terbaru 2022
Hal ini dilakukan dengan pembobotan minimal 50% pada nilai rata-rata sertifikat untuk semua mata pelajaran.
Ia berharap bobot yang tinggi akan membantu siswa berprestasi di semua mata pelajaran.
Untuk sisa pembobotan, hingga 50% diambil dari komponen eksplorasi minat dan bakat.
Hal ini untuk mendorong siswa menggali minat dan bakatnya secara lebih mendalam.
Baca Juga: Anies Baswedan Meresmikan 1.348 Unit Hunian Jakhabitat DP Nol Rupiah, Netizen: LuarBiasa Pak
Seleksi nasional berbasis kinerja ini menggantikan jalur seleksi nasional (SNMPTN) untuk masuk PTN. Sebelumnya, calon jalur SNMPTN dipisahkan berdasarkan jurusan sekolah menengah, kata Nadiem.
Untuk berhasil di masa depan, siswa harus mengembangkan keterampilan yang komprehensif dan interdisipliner.
Berdasarkan tes seleksi nasional, PTN ke-2 didasarkan pada tes yang sama. Seleksi berfokus pada mengukur penalaran dan keterampilan pemecahan masalah.
Sebelumnya, ujian PTN Pilihan Bersama (SBMPTN) diselenggarakan dengan menggunakan banyak materi dari banyak mata pelajaran.
Baca Juga: Nonton Boruto Episode 266 Subtitle Indonesia dan Kualitas Full HD, Simak Link dan Sinopsisnya!
Artikel Terkait
Upacara Hari Guru Nasional 2021, Nadiem Makarim: Pandemi Tidak Memadamkan Semangat Guru
Mendikbudristek Nadiem Makarim Tolak Usul PM Malaysia Bahasa Melayu Sebagai Bahasa Resmi ASEAN