Seorang Bocah Terjebak di Reruntuhan Akibat Ulah Crane dari PDAM Tirta Asasta

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:15 WIB
Crane PDAM roboh di Kota Depok, Jawa Barat. (/Antara/Feru Lantara)
Crane PDAM roboh di Kota Depok, Jawa Barat. (/Antara/Feru Lantara)

LIPUTAN BEKASI – Tim SAR berhasil menyelamatkan seorang anak dari reruntuhan dalam peritiwa crane menimpa rumah yang berada di Kota Depok, pada hari Jumat tanggal 15 Oktober.

Anak kecil tersebut terjebak di reruntuhan sejak pagi hari atau lebih dari lima jam dari saat evakuasi telah berhasil dilakukan.

Kapala SAR Jakarta, bernama Hendra Sudirman mengungkapkan pihaknya telah melakukan pertolongan dengan peralatan SAR ekstrasi.

Tim juga menggunakan metode Collapsed Structure Search and Rescue atau CSSR untuk mengeluarkan seorang anak perempuan berinisial JPF itu.

Baca Juga: Indonesia Digugat WTO, Denny Siregar Akui Keberanian Presiden Joko Widodo Bak Singa

“Korban sendiri akhirnya bisa dievakuasi sekitar jam 14.35 WIB dalam keadaan selamat dan dilakukan pertolongan pertama menuju RS. Mitra Keluarga Kota Depok untuk mendapatkan penanganan selanjutnya,” kata Hendra dalam keterangan tertulis, pada hari Jumat tanggal 15 Oktober.

Hendra juga mengungkapkan proses evakuasi sendiri dimulai pukul 09.00 pagi hari. Tim SAR terjun langsung ke lokasi kejadian usai mendapatkan sebuah laporan dari Polsek Pancoran Mas.

Proses evakuasi sendiri dilakukan dengan bantuan beberapa pihak. Ada Tim SAR, pihak Kepolisian, hingga ada Dinas Kesehatan juga terlibat dalam jalannya operasi.

Baca Juga: Faisal Basri Bantah Omongan Luhut Terkait Gaji TKA China di Indonesia

Kejadian itu awalnya dari jatuhnya crane milik PDAM Tirta Asasta yang berada di Jalan Mawar Raya Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

Kejadian berlangsung sekitar jam 09.00 WIB, pada saat kejadian, anak ini sedang berada di dalam rumah. Ia pun terjebak dalam bongkahan beton yang runtuh imbas dari jatuhnya crane tersebut.

Disaat yang bersamaan, Ayah dari anak ini berada di depan rumah.

Baca Juga: Pernikahan Siri Kini Masuk dalam Catatan Kartu Keluarga, Ini Kata Disdukcapil

Sang ayah sendiri mengalami luka luka dibagian kepala. Sementara itu, dua saudara dari JPF berhasil melarikan diri dari kejadian tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X