Dicopot, Tugu Sepatu Raksasa Di Jakarta Menimbulkan Kontroversi

photo author
Anggie Ayuni Nurfakhirah, Liputan Bekasi
- Kamis, 23 September 2021 | 18:05 WIB
Instalasi tugu berbentuk tugu raksasa terpajang di kawasan Sudirman, Jakarta. (Pikiran Rakyat)
Instalasi tugu berbentuk tugu raksasa terpajang di kawasan Sudirman, Jakarta. (Pikiran Rakyat)

LIPUTAN BEKASI - Tugu sepatu raksasa yang dibangun di tiga titik daerah Jakarta dilakukan pencopotan oleh Pemprov Jakarta.

"Sudah di-take out karena sesuai compass kan sudah bikin rilis ya pelaksanaannya sampe hari Minggu, 19 September," jelas Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia saat dimintai keterangan, Senin, 20 September, 2021.

Berdasarkan keterangan dari Plt Kadisparekraf, Gumilar Ekalaya bahwa adanya instalasi tugu sepatu raksasa ini untuk menandakan mulainya rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021.

“Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Pemprov DKI dan pelaku ekonomi kreatif terhadap Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 yang dicanangkan oleh UNCTAD. Kita menyambutnya dengan turut menggelar instalasi dari pelaku ekonomi kreatif,” tuturnya.

Baca Juga: Sungguh Ajaib, Inilah 12 Manfaat Masker Kopi Bagi Kulit Wajah dan Cara Pembuatannya

Pemasangan tugu sepatu raksasa yang bertema ‘Xpresikan Warnamu’ yang terdapat dibeberapa titik di kawasan Jakarta dibuat oleh Disparekraf DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (JXB) dan pelaku ekonomi kreatif.

Berdasarkan keterangan yang tertulis bahwa tugu sepatu raksasa yang bertema XPRESI dari Compass akan ditempatkan di 3 titik yang akan dilaksanakan mulai 17 – 26 September 2021 diantaranya, Lapangan Banteng, Alun-Alun Velodrome, dan Stasiun BNI City Taman Dukuh Atas.

Salah satu dari tiga tugu sepatu raksasa yang ditempatkan di Stasiun BNI City Taman Dukuh Atas, Sudirman, menjadi sasaran vandalisme yang mana pelaku melakukan pencoretan pada tugu sepatu bagian kanan.

Baca Juga: TInjau Kesiapan PON dan Kunjungi Desa Wisata, Sandiaga Uno Rela Terbang Tengah Malam ke Papua

Menurut Kabid Ekonomi Dinas Parekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia menerangkan bahwa pencopotan ketiga tugu sepatu raksasa tidak ada kaitannya sama sekali dengan vandalisme.

“Ngga ada, emang jadwal sampe hari minggu,” jelasnya kepada wartawan saat dimintai keterangan, Senin, 20 September 2021.

Adapun Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria yang memberikan keterangan terkait pembangunan tugu sepatu yang tujuannya untuk mempercantik Kota Jakarta dan memberikan peluang bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: Inilah Beberapa Teori konspirasi Setalah Kematian Putri Diana

Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria juga memberikan tanggapan terkait pencoretan yang dikaitkan dengan vandalisme bahwa ia sangat menyayangkan hal itu terjadi dan menghimbau agar vandalisme tidak dilakukan pada ruang publik karena dapat mengganggu ketertiban, kebersihan, dan kerapihan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X