Siapakah sebenarnya Alexei Navalny yang mampu menyebabkan Vladimir Putin merasa takut?

photo author
Pingkan Alistiyani, Liputan Bekasi
- Senin, 26 Desember 2022 | 17:46 WIB
sosok Alexei Navalny (Quora)
sosok Alexei Navalny (Quora)

LIPUTANBEKASI.COM - Siapa yang tidak kenal dengan sosok presiden Rusia kali ini, yaitu Vladimir Putin?

Vladimir Putin adalah salah satu dari beberapa nama presiden atau pemimpin yang cukup terkenal di dunia selain Joe Biden, Joko Widodo, dan masih banyak lagi.

Vladimir Putin atau pria yang lahir pada 7 Oktober 1952 ini adalah salah seorang politikus Rusia.

Vladimir Putin resmi menjadi presiden Rusia pada 7 mei 2012, yang berarti dirinya telah menjabat selama kurang lebih 10 tahun lamanya.

Vladimir Putin juga diketahui pernah menjadi seorang intelijen asing KGB selama 16 tahun dan sempat menduduki posisi sebagai Letnan Kolonel sebelum akhirnya pensiun pada 1991.

Nama Putin semakin memuncak ketika adanya perseteruan dengan negara lain yakni Ukraina.

Penyerangan Rusia ini dilakukan setelah Vladimir Putin yang merupakan presiden resmi Rusia mengumumkan operasi militer secara resmi pada Februari 2022 lalu.

Rusia berhasil meledakkan beberapa kota bagian Ukraina, diantaranya Kyiv, Odessa, Kharkiv, hingga Mariupol.

Dibalik strategi dan keberanian yang dimiliki Putin dalam mempertahankan harga diri Rusia, rupanya ada sosok yang diperkirakan cukup disegani atau bahkan ditakuti oleh presiden Rusia ini.

Sosok tersebut bernama Alexei Navalny.

Alexei Navalny adalah seorang pemimpin oposisi di Rusia sekaligus seorang aktivis anti korupsi dan politisi.

Hal ini bermula pada 2021 silam yang mana terjadi unjuk rasa di Rusia. Hal ini terjadi karena adanya pihak yang menentang kehadiran aparat kepolisian untuk bergabung dalam sebuah demonstrasi.

Unjuk rasa ini dipicu oleh adanya pergerakan anti pemerintah Rusia.

Protes ini dilakukan mulai dari wilayah Timur Rusia hingga akhirnya menyebar hingga ke seluruh penjuru negeri.

Hal ini menjadi sebuah unjuk rasa terbesar yang menentang pemerintahan presiden Vladimir Putin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arifka Brilliana

Tags

Rekomendasi

Terkini

X