Sayangnya, Ratu Elizabeth I malah dengan mudah menangkap Mary I dan kemudian memenjarakannya selama kurang lebih 19 tahun.
Pendukung Mary yang kala itu mendapat kabar ini justru berambisi untuk menghabisi nyawa Elizabeth I supaya Mary bisa menggantikan Tahtanya sebagai Ratu Inggris masa itu.
Ide terselubung ini ditulis dalam sebuah surat yang kemudian terbaca oleh mata-mata Ratu Elizabeth I, dan membawa petaka bagi Mary.
Mary akhirnya dicap sebagai orang yang melakukan pengkhianatan terhadap Ratu dan dijatuhkan hukuman mati pada 7 Februari 1587 malam.
Keesokan paginya, Mary harus menjalani hukuman mati di ruangan utama Kastil Fotheringhay dengan disaksikan oleh Earl of Shrewsbury dan Kent.
Ia menjalani hukuman penggal akibat pengkhianatannya itu.
Menurut saksi, sebelum dieksekusi Mary mengucapkan “In Manus tuas, Domine, commendo spiritum teum.”
“ke dalam tanganMu, Tuhan, kuserahkan jiwaku.” Artinya dalam bahasa Indonesia.
Jasad Mary kemudian dibalsem dan dimakamkan pada Juli 1587. Kemudian dipindahkan oleh sang anak, James I ke Westminster Abbey pada 1612.***
Artikel Terkait
6 Game Terbaru Gratis Diluncurkan Aplikasi Netflix Mobile, Para Pecinta Game Wajib Coba
3 Tips Mengambil Selfie bagi Pemula, Hasilnya Dijamin Mirip Selebgram
Ini 5 Faktor Utama yang Mempererat Ikatan Persahabatan, Apa Saja?
Doppelganger, Fenomena Wujud Kembaran Gaib! Kamu Percaya?
Suzuki Ecco, Mobil Irit Mirip Motor Matic 110 cc, Harga Mulai Dari 90 Jutaan
Menko Luhut: LGBT Berhak Dilindungi, Nicho Silalahi Kritisi Kasus KM50, Kanjuruhan, dan lainnya
6 Fakta Unik Beberapa Hewan Ternak Bumi, Nomor 2 Bisa Sampai Stress!
Wajib Tahu! Ini 3 Cara Berhenti Jadi People Pleaser agar Kesehatan Mental Terjaga
Mengenal Gangguan OCD Dan Cara Menanganinya Dengan Tepat
Mengenal Kekayaan Pulau Natal atau Christmas Island, yang Sangat Dekat dengan Indonesia