Rina Arano, Bintang Film Dewasa asal Jepang yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana Berikut Kronologinya

photo author
Ahmad Fajriansyah, Liputan Bekasi
- Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:27 WIB
Penemuan Mayat Rina Arano Bintang Film Dewasa asal Jepang di Hitachiota (dailynewscatcher.com)
Penemuan Mayat Rina Arano Bintang Film Dewasa asal Jepang di Hitachiota (dailynewscatcher.com)
 
LIPUTANBEKASI.COM - Bintang film dewasa Rina Arano ditemukan tewas di Hitachiota.
 
Sebelum Rina Arano ditemukan, dia sempat hilang sejak 5 Juni, tiga hari kemudian pihak keluarganya telah melapor ke polisi.
 
Wanita berusia 23 tahun itu ditemukan dalam keadaan tidak wajar yakni dengan kondisi tanpa busana dan terikat di pohon.
 
Dikutip dari Japan Times, dalam kasus tersebut polisi sedang menyelidiki seorang pria berusia 33 tahun yang telah mengirim SMS kepada Rina Arano sebelum dirinya menghilang.
 
Pria tersebut diduga sebagai tersangka utama atas kasus tewasnya Rina Arano.
 
 
Lantas siapa Rina Arano?
 
Rina Arano adalah bintang film terkenal asal Jepang yang dikenal dengan konten erotisnya.
 
Rina Arano lahir pada tahun 1999 dan berusia 23 tahun pada saat kematiannya.
 
Dia adalah penduduk asli Tokyo, Jepang. Diduga dirinya sangat tertarik dengan menari, menyanyi, dan fashion.
 
Mendiang bintang film dewasa itu juga diduga sebagai model tanpa busana di banyak proyek.
 
Wanita itu dilaporkan mengenakan biaya sekitar seribu dolar atau setara kurang dari Rp 15 Juta untuk setiap sesi pemotretan, menurut majalah SheThePeople.
 
Melalui penggunaan film seksual eksplisit dan pertemuannya dengan pelanggan di rumah, dia mengembangkan jaringannya.
 
 
Kronologi Kematian Rina Arano
 
Dikutip dari Japan Times, setelah berbicara di media sosial, Arano bertemu dengan tersangka berusia 33 tahun bernama Hiroyuki Sanpei pada 5 Juni di stasiun Irabaki.
 
Setelah itu dilaporkan tidak pernah kembali lagi ke rumah.
 
Hingga akhirnya polisi menemukan Rina Arano dalam keadaan diikat ke pohon tanpa menggunakan pakaian dan diperkirakan sudah tewas sejak 2 minggu lalu.
 
Sebuah perekam drive yang dipasang di mobil Sanpei menangkap gambar mobil di sepanjang jalan hutan yang diduga dekat dari lokasi Rina Arano ditemukan.
 
Hiroyuki Sanpei dilaporkan telah membantah semua tuduhan.
 
Dia mengklaim bahwa dirinya hanya membawa Arano ke properti dan kemudian menurunkannya di toko tetangga.
 
Sanpei juga mengatakan bahwa dia mengikatnya sebentar, tetapi hanya dengan izinnya.
 
Otopsi akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Rina Arano, karena tidak ada luka luar yang ditemukan di tubuhnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ega Putri Anatasya

Sumber: Japan Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X