LIPUTANBEKASI.COM – Banyak orang berfikir bahwa kehidupan di Korea Selatan sangatlah indah layaknya pada cerita di drama K-pop
Anggapan tersebut ada yang benar, namun tidak selamanya dan selalu indah, justru kehidupan di Korea Selatan terdapat sisi gelap dan kelam
Banyak orang menyebut negara Korea Selatan sebagai negara yang pandai 'memoles citra',
Sebab apa yang terjadi di kehidupan nyata bertolak belakang dengan yang ditampilkan di layar kaca.
Berikut sisi gelap kehidupan di Korea Selatan yang perlu kamu ketahui agar dapat mengetahui fakta sesungguhnya bagaimana kehidupan sosial disana
Baca Juga Mengenal Pola Hubungan Yo-Yo, Hubungan Tarik Ulur Yang Tak Berujung
- Tingginya Budaya Kompetitif dan Tekanan Sosial
Di Korea Selatan, ada 'budaya' yang membuat orang-orang merasa bersalah jika beristirahat.
Hal tersebut dibahas oleh YouTuber Priscilla Lee, putri dari orangtua berdarah Korea yang kini tinggal di Indonesia, sebagai akibat dari budaya kompetitif dan tekanan sosial yang tinggi.
Bahkan, budaya tersebut bisa berlanjut hingga ke Universitas dan dunia professional pekerjaan.
- Ambis pada Universitas Bergengsi
masyarakat Korea Selatan sangat ambisius dengan sekolah hingga universitas bergengsi.
Bahkan, obsesi ini sudah diajarkan kepada anak-anak sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Akibatnya, kritikus mengatakan bahwa sebagian dari mereka melakukan hal-hal yang menyalahi aturan,
seperti memalsukan karya ilmiah karena universitas ternama menuntut mereka memiliki prestasi akademik atau keterampilan yang sempurna.
Baca Juga 4 Cara Mengendalikan Emosi Marah, Agar Tidak Meledak Dan Berujung Penyesalan