2. Gaya busana basik dan sopan
Itulah gaya khas mereka. Gaya busana merekapun tidak berlebihan. Seperti misalnya, mereka memakai gaun panjang hitam bermotif lalu memakai ikat pinggang merah dan sepatu merah.
Bahkan jika merasa agak kurang sopan atau kurang pas, maka ditambahkan saja blazer.
3. Aksesoris yang berkualitas
Biasanya karena mereka menyukai gaya slow fashion aksesoris tambahan yang mereka miliki juga memiliki kualitas. Seperti halnya, pilihan handbag, perhiasan dan yang lain-lain.
Baca Juga: Yuk simak skema kredit Honda WRV, salah satu model terbaru SUV di Indonesia
4. Gaya yang seimbang
Karena mereka ini sudah ahli dalam berpenampilan, maka penampilan mereka itu seperti halnya proporsi bagian atas tubuh dan bawah itu seimbang.
Misalnya, saat berpenampilan formal atau ke kantor. Wanita biasa memakai blus dan bawahan itu rok. Tapi untuk mereka, ditambahkannya ikat pinggang lebar serupa kain halus mengkilap untuk menyeimbangkan penampilan semakin menarik. Aksesoris yang dipakai, jam tangan.
Gaya memang beragam. Apapun itu pilihan seseorang tentu sesuai dengan budget dan pilihan gaya masing-masing.
Tidak usah terlalu berlebihan dalam berpenampilan, asal baju itu rapi, sopan, bersih, pantas, tidak terbuka itu saja sudah terlihat bergaya. Karena setiap orang punya gaya sendiri-sendiri.***
Artikel Terkait
Peragaan Busana Louis Vuitton di Paris, Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Spanduk 'Overconsumption = Extinction'
Rina Arano, Bintang Film Dewasa asal Jepang yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana Berikut Kronologinya
Mengubah busana basic menjadi chic, Dengan stok baju di lemari
10 Trend busana yang hits 2023, Mulai dari color block hingga inner putih
Busana : Fast Fahion, Slow Fashion, Sustainable Fashion