Fakta Mengerikan Tetanus, Penyakit Akibat Bakteri Clostridium Tetani

photo author
Pingkan Alistiyani, Liputan Bekasi
- Minggu, 27 November 2022 | 20:21 WIB
Bakteri Clostridium Tetani (iStock)
Bakteri Clostridium Tetani (iStock)

LIPUTANBEKASI.COMTetanus atau lockjaw adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri Clostridium Tetani.

Tetanus yang disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani ini umumnya merusak sistem saraf dan otot.

Pada beberapa masa, tetanus dikabarkan terjadi karena tertusuk paku atau benda berkarat serta masuknya serpihan benda kotor.

Baca Juga: Masalah Populasi dan Trend di Korea Selatan: Wanita Malas Punya Anak dan Enggan Menikah – Ini Alasannya

Bakteri Clostridium Tetani masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka seperti sayatan atau bekas tusukan.

Bakteri ini biasa ditemukan pada tanah pekarangan, kebun atau sekitaran taman.

Penyakit ini menyerang siapapun dan usia berapapun. Bahkan bayi baru lahir dapat terserang tetanus jika penggunaan alat medisnya tidak steril atau bersih dari kuman dan bakteri.

Baca Juga: Resep Pancake: Bisa Diberi Toping Macam-Macam Lho

Karena bahkan benda bersih pun tidak menjamin terbebas dari adanya bakteri.

Proses terjadinya tetanus adalah ketika bakteri Clostridium Tetani bersemayam dalam tubuh kemudian mengeluarkan racun bernama tetanospasmin yang akan menyerang dan merusak sistem saraf dan otot manusia.

Manusia yang sistemnya diserang oleh bakteri Clostridium Tetani akan merasakan sakit yang luar biasa akibat sistem saraf yang kacau dan seluruh jaringan ototnya kram secara bersamaan.

Baca Juga: Pakar Ingatkan, Dunia Akan Kiamat Energi

Parahnya, kontraksi ini akan beresiko mematahkan tulang paha orang tersebut.

Digambarkan dalam sebuah artikel, ada seorang penderita tetanus yang dilukis oleh seorang dokter pada tahun 1809.

Otot punggung orang tersebut begitu kuat menarik hingga tubuhnya melengkung seperti huruf ‘n’

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Arifka Brilliana

Tags

Rekomendasi

Terkini

X