Catat! Menu Sahur dan Buka Puasa untuk Penderita Diabetes

photo author
Ileny Rizky Dwiantari, Liputan Bekasi
- Senin, 14 Maret 2022 | 11:22 WIB
Menu sahur dan buka puasa yang baik untuk penderita diabetes. (Unsplash/Dan gold)
Menu sahur dan buka puasa yang baik untuk penderita diabetes. (Unsplash/Dan gold)

LIPUTANBEKASI.COM - Seorang penderita diabetes mempunyai gangguan dalam produksi dan kerja hormon insulin pada tubuh yang dapat mengakibatkan meningkatnya gula darah.

Oleh karenanya, pada saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, penderita diabetes perlu memperhatikan pola makan yang sehat, baik pada waktu sahur maupun berbuka.

Memilih menu makanan yang baik tentunya akan memberikan kestabilan gula darah dan menjadi kunci utama agar penderita diabetes bisa hidup sehat dan menjalankan puasa dengan lancar.

Lalu seperti apakah menu sahur dan berbuka puasa yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes? Berikut rincian informasinya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan 6,9 SR Guncang Nias Selatan, BMKG: Waspada Gempa Susulan

1. Mengandung Banyak Serat

Selama puasa, makanan tinggi serat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi dapat membantu terjadinya rasa cepat lapar. Kandungan serat yang tinggi dapat menimbulkan efek kenyang yang lebih lama.

Baca Juga: Resmikan Masjid At-Thohir di Kota Depok, Jokowi: Menjadi Pusat Dakwah Modern

Makanan berserat sangat bermanfaat bagi para penderita diabetes, lantaran serat berperan untuk memperlambat pengosongan lambung, yang mampu memperlambat penyerapan gula oleh tubuh, yang kemudian membuat kadar gula darah jadi tidak cepat naik.

Makanan yang memiliki banyak serat antara lain buah-buahan, sayur-sayuran, beras merah, gandum utuh, serta kacang-kacangan.

2. Hindari Makanan Berminyak

Baca Juga: Highlight Liga Inggris, Chelsea Mendapat Kemenangan di Kandang dan Arsenal Raih Tiga Poin

Penderita diabetes dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan berminyak. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terbentuknya lemak trans.

Lemak trans merupakan lemak yang terbentuk dari minyak menjadi lemak padat. Lemak trans bisa mendorong penolakan insulin, meminimalisir kolesterol baik, serta meningkatkan risiko terjadinya kerusakan pembuluh darah.

Oleh karenanya, penderita diabetes tidak diperkenankan untuk menyantap gorengan, kentang goreng, dan keripik kentang kemasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X