Mengenali Gejala dan Penyebab Gangguan Penderita Bipolar

photo author
Siti Muspiroh, Liputan Bekasi
- Senin, 7 Februari 2022 | 07:20 WIB
Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan yang drastis pada suasana hati. (Pixabay/geralt)
Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan yang drastis pada suasana hati. (Pixabay/geralt)

LIPUTANBEKASI.COM - Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan yang drastis pada suasana hati.

Kondisi pengidap bipolar pada periode perilaku yang sangat gembira atau bersemangat menjadi sangat sedih atau seperti putus asa, Nama lain dari gangguan bipolar adalah manik depresif.

Gejala Gangguan Bipolar

Gejala utama gangguan bipolar adalah perubahan suasana hati yang drastis atau perubahan mood ini bisa terjadi dalam hitungan jam, hari atau bahkan bulan.

Baca Juga: Artis Muda, Umay Shahab Menjadi Sutradara Film Kukira Kau Rumah

Terdapat dua fase dalam gejala gangguan bipolar, yaitu Fase Mania (naik) dan Fase Depresi (turun).

Pada periode mania, pengidapnya jadi terlihat sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat.

Sedangkan pada periode depresi, pengidapnya akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Biodata Lengkap Prilly Latuconsina Serta Perjalanan Karier, Tidak Banyak Orang yang Tahu

Ada juga yang mengalami perputaran cepat dari mania ke depresi atau sebaliknya tanpa adanya periode normal (rapid cycling).

Selain itu, ada juga pengidap yang mengalami mania dan depresi secara bersamaan.

Contohnya, ketika pengidap merasa sangat berenerjik, tetapi di saat bersamaan juga merasa sangat sedih dan putus asa. Gejala ini dinamakan dengan periode campuran (mixed state).

Baca Juga: Sinopsis Film Terbaru ‘Kukira Kau Rumah’ Mengambil Isu Tentang Gangguan Bipolar

Pengidap gangguan bipolar Fase Mania bisa menunjukkan gejala, seperti:

1. Merasa sangat bersemangat, senang, atau mudah tersinggung atau sensitif.
2. Merasa sangat gelisah.
3. Memiliki penurunan kebutuhan untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan.
5. Berbicara dengan sangat cepat tentang banyak hal berbeda.
6. Merasa seperti pikirannya berpacu.
7. Berpikir bisa melakukan banyak hal sekaligus atau satu waktu.
8. Melakukan hal-hal berisiko yang menunjukkan penilaian yang buruk, seperti makan dan minum secara berlebihan, menghabiskan atau memberikan banyak uang atau melakukan hal yang sembrono.
9. Merasa mereka sangat penting, berbakat, atau kuat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X