LIPUTANBEKASI.COM – 4 cara mengendalikan emosi marah, agar tidak meledak dan berujung penyesalan.
Jika Anda cenderung memiliki sumbu pendek atau memiliki temperamen yang mudah marah.
Menjaga jarak antara pelepasan amarah dan reaksi marah terkadang bisa sangat sulit.
Tapi itu bisa dilakukan. Berikut beberapa tips untuk mulai mengendalikan amarah:
- Kenali tanda-tanda peringatan
Langkah pertama adalah belajar mengenal amarah Anda. Kenali saat Anda sudah mencapai titik di mana Anda tidak bisa lagi berpikir jernih atau menyelesaikan masalah.
Apa sinyal bagi Anda bahwa Anda telah mencapai titik ini? Anda mungkin merasakan jantung Anda berdebar kencang atau wajah Anda memanas.
Anda dapat mulai berbicara lebih keras atau membuat gerakan besar dengan tangan Anda.
Anda mungkin memiliki pikiran buruk tentang orang lain atau tahu bahwa Anda kehilangan kendali.
Akan tetapi Anda terus berkembang. Ini adalah saat ketika saatnya untuk pergi.
Jika Anda kesulitan mengetahui tanda-tanda peringatan, lain kali jika Anda marah, perhatikan wajah, tubuh, dan pikiran Anda.
Anda juga bisa bertanya kepada teman atau anggota keluarga yang pernah melihat Anda marah tentang tanda-tanda apa yang mereka perhatikan.
Kenali tanda-tanda peringatannya sehingga Anda tahu kapan harus menghentikan emosi marah sebelum tergelincir.
- Nilai Kemarahan Anda
Strategi lain yang berguna untuk mengidentifikasi kemarahan Anda adalah menilai seberapa marah Anda pada waktu tertentu pada skala 0-10.