LIPUTAN BEKASI - Tukul arwana seorang presenter dan pelawak terkenal, dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Oatak Nasional (RS PON), Jakarta Timur pada tanggal 22 September 2021 lalu.
Kabar dilarikannya Tukul ke rumah sakit, sontak mengejutkan publik dan dunia maya heboh.
Akibat pendarahan otak yang dideritanya, pelawak terkenal Tukul Arwana harus menjalani operasi pada bagian kepalanya.
Pasca menjalani operasi, kabar kepulihan pelawak terkenal itu masih menyimpan banyak pertanyaan dan masih menjadi tanda tanya.
Hal ini yang mengundang perhatian seorang dokter bedah saraf Zainy Hamzah untuk menganalisis lebih dalam mengenai penyakit yang diderita oleh pelawak terkenal itu.
Zainy Hamzah sebagai dokter bedah saraf mengatakan, Tukul Arwana terkena stroke akibat adanya pendarahan otak dikepalanya. Yang dikutip dalam tayangan Youtube official iNews pada 30 September 2021.
“Yang dialami oleh Tukul ini kira-kira sakit apa? Benar nggak pecah pembuluh darah karena penyempitan atau pengentalan atau apa?” tanya seorang pengacara Hotman Paris, yang pada saat itu tengah menjadi host pada salah satu program acara show.
“Mas Tukul ini kena serangan stroke. Stroke ini ada dua jenis, jenis penyempitan ada yang pendarahan. Pendarahan itu berarti pecah pembuluh darah yang ada di otak,” Penjelasan DR. Zainy
“Biasanya pada seusia mas Tukul mungkin gara-gara elastisitas pembuluh darahnya sudah berkurang sehingga ketika tekanan darahnya melonjak tinggi, dia tidak menahan. Makin mengeras lah sehingga harusnya dia berdenyut, tapi malah pecah,” tambahnya.
DR. Zainy kemudian menyebutkan bagian tubuh Tukul yang terkena dampak stroke, yaitu pada bagian saraf motoric serta bicaranya.
Penjelasan dari Zainy inilah yang justru sontak mengejutkan beberapa pihak yang terkait.
Penjelasan tersebut, membuat pelawak terkenal Tukul Arwana belum bisa tampil di televisi dalam waktu dekat.
“Kira-kira kalau Tukul ini masih bisa normal nggak?” tanya Hotman Paris.
“Kita berdoa mudah-mudahan (normal). Ketika pendarahan di otak berlebih, ada penekanan ke sel-sel otak di sekitar situ. Kebetulan terkenanya di bagian untuk motoric dan untuk bicara. Kita berharap semua itu masih dalam fase edema, fase pembengkakan otak. Saat pembengkakan otak berkurang sehingga kembali lagi bisa bicara,” jawab Zainy Hamzah.
“Itu biasanya makan waktu berapa lama?” timpal Hotman
“Biasanya edema itu dalam 10-20 hari berkurang” jawab sang dokter.
Tidak kalah mengejutkan prediksi lainnya yang diungkap DR. Zainy Hamzah mengenai persentase Tukul Arwana bisa normal seperti sedia kala.
“Kemungkinan persentase Tukul kembali norma lagi berapa banyak? Ada kemungkinan bisa fatal banget selamanya gitu?” tanya dari seorang pengacara terkenal Hotman Paris.
“Bisa jadi, kita berharap nggak lah,” jawab sang dokter.
Baca Juga: Sebuah Aksi Heroik Dilakukan Oleh Sopir Taksi Online di Bekasi Ketika Dirampok oleh Penumpangnya SendiriBaca Juga: Sebuah Aksi Heroik Dilakukan Oleh Sopir Taksi Online di Bekasi Ketika Dirampok oleh Penumpangnya Sendiri
Beberapa penjelasan dan jawaban dari sang dokter bedah saraf inilah yang membuat kedua host, yaitu Hotman Paris dan Melaney Ricardo meminta dengan sangat kepada para pemirsa untuk sama-sama mendoakan kesembuhan Tukul Arwana.
“Mudah-mudahan dengan perentase tadi yang kecil, tapi masih ada kemungkinan. Kita doain sama-sama mas Tukul segera sembuh” tutur Melaney Ricardo
“Doain Tukul ya,” sambung Hotman Paris menambahkan***
Penulis : Siti Ika Fatmawati
Artikel Terkait
Aksi Wanita Hamil Curi Ponsel Kesekian Kali, Belum Berhasil Terciduk
Kabar Baik Persib, Penyerang Persib Bandung Ezra Walian Memastikan Kondisinya Sudah Membaik
Beredar Video Lina dan Revi Mariska Singgung Fisik Lesty Kejora, Soimah: Watak Gundurowo
Anggota DPR yang bernama Thomas Sondegau Tertangkap Tangan Karena Kepemilikan Ekstasi
Awkari Di Tuduh TidakProfesional, Awkarin Sebut Dokter Richard Cuman Numpang Viral
Cara Alami Menghilangkan Pusing dan Sakit Kepala Tanpa Obat