LIPUTANBEKASI.COM – Berbicara mengenai cinta itu seperti aneka rupa warna dan semuanya benar dengan apa yang mereka pegang masing-masing. Seperti halnya juga cinta dalam buku Cinta Tak Biasa. Begitupun juga dalam buku Skenario Terindah.
Cinta itu universal. Begitupun cinta yang disatukan dalam proses ta'aruf. Itulah ikatan awal dalam Cinta Tak Biasa, suatu Buku karangan Natta Reza, Wardah Maulina yang menceritakan kisah cinta mereka sampai terikat dalam sebuah ikatan.
Begitupun juga Buku Skenario terindah karangan Anisa Rahma dan Anandito Dwis yang mana keduanya merupakan publik figure yang akhirnya dipertemukan juga dalam kisah dan keputusan menikah tanpa pacaran. Dengan kisah indah mereka berdua.
Baca Juga: Pengorbanan Ibu: Anak Terilit Hutang karena Pinjol, Ibu Rela Jual Ginjal untuk Melunasi
Ta'aruf yang merupakan proses kedekatan untuk mendapatkan ketetapan hati masing-masing tanpa melalui proses pacaran, itulah pendekatan melalui proses yang Islami.
Karena begitu indah dan agungnya cinta mereka maka lahirlah buku Cinta Tak Biasa dan Skenario Terindah, sebagai bentuk karya penulisnya atas karunia penemuan cinta mereka yang tak mereka duga.
Buku Cinta Tak Biasa
Sebagai public figure, penyanyi Natta Reza dan istrinya Wardah Maulina seolah membuat statement kalau cinta itu bisa saja hanya pertemuan sekejap dalam waktu seketika mantap melanjutkan ke jenjang pernikahan dengan pasti karena disatukan oleh Yang Kuasa.
Dikisahkan yang dilansir dari berbagai sumber, Natta Reza berasal dari keluarga sederhana yang penuh kasih sayang orang tua, namun ia pernah salah pergaulan hingga menjauh dari Allah.
Baca Juga: Intip Revenue Perusahaan Tesla Besutan Elon Musk yang Jadikannya Orang Terkaya di Dunia
Ia adalah seorang pekerja keras yang pernah menjadi pengamen, penjaja susu kedelai bahkan juru masak untuk bisa membantu biaya kuliahnya.
Sedangkan Wardah Maulina berasal dari keluarga terpandang di daerahnya, yang pernah sekolah di pesantren ingin seperti kakaknya namun ia lebih memilih sekolah di dekat tempat tinggalnya saja. Pernah mengalami salah pergaulan bahkan pernah membuka kerudungnya beberapa kali.
Pernah pula berkali-kali pergolakan batin ingin melepas cadarnya namun akhirnya dengan keteguhan hati dirinya tetap setia memakai penutup mukanya tersebut.
Saat keduanya mengalami pergolakan batin itulah mereka berupaya untuk bisa lebih mendekatkan diri pada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa yang akhirnya keduanya dipertemukan dalam proses ta'aruf hingga dalam pernikahan yang sakral.