'Musim dingin' gelombang PHK diprediksi tak bisa di hindari hingga bisnis Metaverse merugi

photo author
- Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Meta alami 'Musim dingin' gelombang PHK diprediksi tak bisa di hindari hingga bisnis Metaverse merugi
Meta alami 'Musim dingin' gelombang PHK diprediksi tak bisa di hindari hingga bisnis Metaverse merugi

 

LIPUTANBEKASI.COM- Tidak hanya startup, perusahaan teknologi raksasa juga mulai merasakan dampak dari ‘musim dingin’.

Meta yang menanungi Instagram, whatsApp dan Facebook dikabarkan bakal melakukan PHK terhadap karyawannya hingga 15 persen.

Atau sekitar 12 ribu pegawai yang akan terkena dampak PHK (layoff) yang cukup besar dari perusahan tersebut.

Diberitakan Wall Street Journal, pada akhir September Meta memang mengumumkan rencana untuk memotong biaya operasional sebesar 10 persen dalam beberapa minggu depan. Nampaknya langkah itu mulai direalisasikan di awal Oktober.

Kinerja Meta memang sedang tidak baik di sepanjang tahun 2022. Ditambah dengan resesi yang semakin mendekat membuat Meta berada dalam posisi sulit.

Baca Juga: The Reds menang dramatis! Ini hasil akhir Liverpool vs Manchester City

Di kuartal II 2022, Meta melaporkan pendapatan iklan mereka menurun. Ini pertama kalinya Meta mengalami penurunan dari pendapatan iklan meski turunnya sangat tidak signifikan, yaitu sebesar 1 persen.

Dibanding periode tahun sebelumnya. Meta melaporkan pendapatan iklan di kuartal II 2022 sebesar 28,82 miliar dollar amerika.

Sementara Meta memproyeksikan pendapatan 28,94 miliar dollar amerika di periode tersebut.

Menurunnya pendapatan iklan Meta salah satunya disebabkan oleh menurunnya pengguna Facebook yang merupakan salah satu platform media sosial di bawah naungannya.

Baca Juga: Teori One Piece : Pengungkapan Senjaga Kuno Terakhir

Pada 2023, diperkirakan pengguna Facebook yang berusia di bawah 25 tahun hanya akan berjumlah kurang dari 15%.

Penurunan pengguna ini disebabkan oleh munculnya kompetitor seperti Tiktok yang memberikan alternatif penyedia konten bagi generasi yang lebih muda.

Dengan menurunnya pengguna, bisnis juga akan menyesuaikan alokasi dana iklan mereka dan menggunakannya untuk beriklan pada platform yang lebih ramai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nina Pungki Kusuma

Sumber: finfolkmoney

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X