LIPUTAN BEKASI – Barcelona ditahan imbang 1-1 dikandangnya sendiri melawan Granada pada pertandingan hari Selasa, 21 September 2021 dini hari WIB.
Pada pertandingan tersebut, Barcelona bermain tanpa ciri khas tiki takanya.
Pelatih Ronald Koesman dituduh mengkhianati tradisi menyerang Barcelona.
“Kami sedikit mengubah gaya kami”, Ungkap Koesman,“Ruangnya melebar, bukan bermain di tengah.
Kami melakukannya dengan Pique, De Jong, Araujo, dan dari salah satu umpang silang itu kami mendapat hasil imbang,” sambungnya.
Koesman memasukkan Gerard Pique dari bangku cadangan di Camo Nou untuk bermain di lini depan bersama Luuk De jong.
Sementara Ronald Araujo dan bek tengah lainnya juga ikut menyerang saat Barca mengirim 54 umpan silang untuk menghasilkan gol imbang.
Koesman membela taktik yang digunakannya setelah dituduh para pendukung Barcelona.
“Kalau melihat daftar pemain, apa yang bisa kami lakukan ? Main tiki-taka ? Tiki-taka kalau tidak ada yang bisa bagaimana ?,” Ujar Koesman.
"Kami melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami mencoba untuk menang dengan cara lain. Kami tidak memiliki pemain satu lawan satu atau dengan kecepatan tinggi. Kami sedang berbicara satu sama lain. Saya tidak akan mengatakan lebih banyak karena sepertinya saya tidak harus melakukan berdebat tentang segalanya," sambungnya.
"Saya pikir kami melakukannya dengan baik dan, dengan beberapa waktu lagi, kami bisa menang. Sistem dasarnya adalah 4-3-3 di babak pertama, kemudian saya harus melakukan perubahan berdasarkan apa yang saya miliki di bangku cadangan. Ini bukan Barcelona delapan tahun lalu. Begitulah adanya. Dengan Ansu (Fati) dan (Ousmane) Dembele itu berbeda karena kami memiliki kedalaman yang lebih," jelasnya.
Granada bermain bertahan setelah mendapatkan satu poin di Camp Nou. "Tidak ada ruang. Mereka bertahan dengan banyak pemain belakang.
Setidaknya kami menyamakan kedudukan, tapi sayang sekali kami kehilangan dua poin. Kami berjuang dan melakukannya dengan baik di babak kedua. Tetapi sejak menit kedua mereka membuang-buang waktu," Pungkasnya.
Pada injury time di babak kedua, Araujo akhirnya berhasil menyamakan kedudukan setelah Granada mendapat keunggulan lebih dulu atas gol yang dilakukan oleh Domingos Duarte.***
Artikel Terkait
Budaya Kasta di Penjara Indonesia Salah Satu Sebab Kekerasan
Atta Halilintar Tak Turuti Kata Aurel Hingga Disiram Air Panas, Sampai Teriak!
Heboh Dikabarkan Meninggal, Ivan Gunawan: Kalian yang Punya Akun Biar Sehat Yah
Inilah Beberapa Teori konspirasi Setalah Kematian Putri Diana
Sungguh Ajaib, Inilah 12 Manfaat Masker Kopi Bagi Kulit Wajah dan Cara Pembuatannya
Minuman Herbal Alami Resep JSR dr. Zaidul Akbar, Bermanfaat Untuk Melancarkan Siklus Haid pada Wanita
TInjau Kesiapan PON dan Kunjungi Desa Wisata, Sandiaga Uno Rela Terbang Tengah Malam ke Papua
Anak Dari Dono Warkop Marah dan Sakit Hati, Warkopi Tidak Punya Etika