Rawan Longsor di Jalur Cadas Pangeran - Akhirnya Tol Cisumdawu siap di buka Akhir tahun 2022

photo author
Zian Fauzan Ramadhan, Liputan Bekasi
- Sabtu, 12 November 2022 | 18:19 WIB
Rawan Longsor di Jalur Cadas Pangeran - Akhirnya Tol Cisumdawu siap di buka Akhir tahun 2022  SUMBER FOTO :  tangkapan layar bpjt.pu.go.id
Rawan Longsor di Jalur Cadas Pangeran - Akhirnya Tol Cisumdawu siap di buka Akhir tahun 2022 SUMBER FOTO : tangkapan layar bpjt.pu.go.id

LIPUTANBEKASI.COM - Menjadi Jalur Penghubung menuju Cirebon Jalan Cadas Pangeran sering mengalami longsor dan mengakibatkan korban jiwa, sebagai solusi pemerintah membangun jalur Tol Cisumdawu yang ditargetkan selesai akhir tahun 2022 ini.

Jalur Tol Cisumdawu ini akan menjadi pengalihan jalan cadas pangeran yang selama ini menjadi jalan penghubung antar kota, hal ini pun untuk menghindari akan longsor yang sering terjadi di jalur ini.

Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) pada Seksi 2 dan 3 telah dilaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) sebagai persiapan menuju proses uji coba jalur tol di akhir tahun 2022 ini.

Baca Juga: Waspada! Inilah dampak berbahaya bagi kesehatan jika terlalu banyak tidur - Simak Selengkapnya

Dalam rangka memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan fasilitas perlengkapan jalan yang ada di ruas Jalan Tol dapat terpenuhi dengan baik serta sesuai ketentuan dan kriteria yang berlaku, terutama aspek keselamatan lalu lintas.

Pelaksanaan ULF yang dilakukan pada pada Selasa & Rabu 1 - 2 November 2022 terdiri dari Seksi 2 (Pamulihan - Sumedang) sepanjang 17,05 Km dan Seksi 3 (Sumedang - Cimalaka) 

Sepanjang 4,05 Km oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, kehadiran Jalan Tol Cisumdawu nantinya dapat memberikan peran penting sebagai konektivitas pendukung pertumbuhan ekonomi, 

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuka banyak peluang usaha baru di wilayah Jawa Barat khususnya di wilayah Cileunyi - Sumedang - Dawuan dan sekitarnya.

Baca Juga: Lebih Baik Beli Toyota bZ4X Atau Hyundai IONIQ 5? Simak Penjelasannya

Kepala Sub Direktorat Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Agung Hari Prabowo juga mengatakan Dalam kegiatan ULF ini semua bagian-bagian jalan mulai dari perkerasan, struktur jembatan/flyover/underpass,

Termasuk fasilitas perlengkapan jalan yaitu PJU, rambu-rambu dan marka serta Gerbang Tol dan fasilitasnya itu di cek semua sesuai ketentuan dan kriteria teknis yang berlaku.

Ditambahkan Kepala BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, Wilan Oktavian, dari hasil catatan atau rekomendasi Tim ULF akan dilakukan perbaikan di lapangan sebagai persyaratan sebelum difungsikan atau dioperasikannya Jalan Tol Cisumdawu. 

Kegiatan ULF terbagi menjadi 3 (tiga) Sub Tim yaitu Sub Tim Pertama terdiri dari Ditjen Perhubungan Darat, Korlantas Polri dan Ditjen Bina Marga (Sub Direktorat Keselamatan dan Keamanan Jalan dan Jembatan) bertugas melakukan pemeriksaan terkait dengan bidang keselamatan dan manajemen lalu lintas. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: bpjt.pu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X