Resmi, Harga Bensin dan Solar Naik!!! Warga mengamuk??

photo author
Siska Yuli Anggraeni, Liputan Bekasi
- Senin, 5 September 2022 | 06:34 WIB
Harga BBM Naik, Pemerintah siapkan skenario menghadapi kekesalan warga. (Instagram @agendasolo)
Harga BBM Naik, Pemerintah siapkan skenario menghadapi kekesalan warga. (Instagram @agendasolo)

LIPUTANBEKASI.COM – Sah !!! Harga Bensin dan Solar naik per hari ini, sabtu 03 September 2022.

Setelah kabar kenaikan harga bensin yang sudah didengar oleh warga sejak tanggal 1 september lalu, warga berbondong-bondong untuk mengisi bensin sebelum melonjaknya harga BBM.

Hal ini terbukti dengan terdapat keramaian di SPBU-SPBU di seluruh Indonesia.

Namun, hal tersebut ternyata hanya Hoax atau tidak benar adanya.

Baca Juga: Blok M Mall, Mall yang Tidak Berpenghuni & Kondisinya Saat Ini

Pasalnya pada tanggal 1 September lalu, harga BBM Non Subsidi resmi turun.

Banyak warga yang merasa dibohongi.

Tetapi, ternyata pada hari ini, Sabtu 03/09/22 warga dibuat geram karena tiba-tiba ditetapkannya kenaikan harga untuk BBM jenis Pertalite dan Solar.

Baca Juga: 5 Tips Memiliki Wajah Glowing Seperti Orang Korea

Pertalite resmi naik menjadi Rp 10.000/liter, dari harga awal Rp 7.650/liter-nya.

Dan Solar naik menjadi Rp 6.000. dari harga normal Rp 5.150/liter.

Sedangkan untuk Pertamax naik menjadi Rp 16.000/liter, dari harga awal yang tadinya Rp 12.500/liter.

Baca Juga: Viral, Seorang Ibu Nekad Memberikan Krim yang Mengandung Merkuri Pada Bayi! Begini Reaksi Netizen

Berdasarkan data realisasi tahun 2021, Pertalite menjadi BBM jenis bensin yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Saat ini Pertalite menjadi BBM andalan yang digunakan oleh masyarakat.

Kenaikan harga ini menuai kontra dari warganet, pasalnya belum adanya persiapan dalam menghadapi kenaikan ini.

Baca Juga: Semakin Rumit Inilah Perkembangan Terbaru Kasus Ferdy Sambo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif mengungkapkan untuk subsidi BBM kedepannya akan diawasi dengan seksama.

“Harga minyak memang trennya  naik turun tiap hari, jadi memang tidak bisa dijadikan patokan untuk jangka panjang. Nah mengenai alokasi subsidi  yang tadi disampaikan oleh Ibu Menku bahwa banyak dari  masyarakat yang masih menggunakan BBM subsidi meskipun tergolong mampu” Ungkap Arifin Tasrif.

Nantinya akan dilakukan pengawasan-pengawasan dan juga PT.Pertamina sedang menyiapkan sistem pengawasan pengaturan dengan digitalisasi.

Baca Juga: Quotes Tentang Pendidikan, yang Berbahasa Inggris Beserta Artinya Sebagai Ucapan Wisuda

Dengan adanya kemajuan digitalisasi diharapkan ketepatan pemanfaatan BBM subsidi untuk yang lebih membutuhkan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Laela Alghaf Faria

Sumber: Youtube

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X