LIPUTANBEKASI.COM - Terkait kejadian salah satu lembaga kemanusiaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), mengajak masyarakat untuk berbagi.
Laporan keuangan BAZNAS selalu mendapatkan peringkat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).
Terhitung laporan keuangan BAZNAS sejak didirikan dari tahun 2001 sampai tahun 2021.
Terhitung laporan keuangan BAZNAS sejak didirikan dari tahun 2001 sampai tahun 2021.
Penilaian tersebut diberikan oleh KAP (Kantor Akuntan Publik) AR Utomo kepada BAZNAS.
Hasil WTP yang dihasilkan dari penilaian tersebut masuk ke dalam kategori penilaian tertinggi dari audit laporan KAP.
"BAZNAS mengacu pada 3S sebagai pilar tata kelola kelembagaannya, meliputi Aman Syar'i, Aman REgulasi, dan Aman NKRI. Kami selalu berupaya penuh bagaimana menjaga kepercayaan publik, karena itu menjadi kunci utama menyukseskan berbagai program yang digulirkan BAZNAS untuk kesejahteraan umat," Ucap Dr.Ahmad Zayadi, Sekretaris Utama BAZNAS di Jakarta, Rabu 6 Juli 2022.
Selain mendapatkan predikat WTP dalam penilaian laporan keuangan oleh KAP.
BAZNAS juga telah mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016.
"Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 ini sekaligus memastikan pengelolaan zakat di BAZNAS dilaksanakan dengan akuntabel dan transparan serta mencegah korupsi dan anti suap di lingkungan lembaga BAZNAS RI," tambah Ahmad.
Dalam upayanya meningkatkan kepercayaan publik, BAZNAS mendapatkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dengan poin 87,11.
Predikat 'Menuju Informatif' diperoleh BAZNAS pada tahun 2021.
BAZNAS juga meluaskan ruang lingkup sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 ini.
Dengan mulainya diberlakukan pada Direktorat Pendistribusian dan Pendayagunaan, Sekretariat BAZNAS - Non-ASN, Direktorat Pengumpulan ZIS (Zakat, Infak dan Sedekah) dan DSKL (Dana Sosial Keagamaan Dalam Islam), dan Direktorat Kepatuhan dan Audit Internal.
Hal ini membuktikan bahwa BAZNAS benar-benar berkomitmen untuk mendapatkan kepercayaan publik.
Oleh karenanya bagi masyarakat tidak perlu takut untuk menitipkan zakat, infaq dan sedekahnya kepada BAZNAS.
Baca Juga: BPJPH Kemenag Tetapkan Logo Halal Baru Mirip Gunungan Wayang, Netizen Langsung Buka Suara
BAZNAS sudah melakukan upaya yang optimal tentang transparansi dan akuntabel dalam organisasinya.
BAZNAS sudah melakukan upaya yang optimal tentang transparansi dan akuntabel dalam organisasinya.
BAZNAS juga melakukan upaya transparansi dan akuntabel dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten.
BAZNAS RI terus mendorong penerapan kedisiplinan pengelolaan uang yang tertib dan sesuai aturan.
Kepada BAZNAS tingkat provinsi, kabupaten, dan juga Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ada di seluruh Indonesia.
Ahmad juga menyampaikan agar masyarakat terus mengawasi BAZNAS agar dapat berjalan sesuai visi BAZNAS.
Yang merupakan lembaga utama mensejahterakan rakyat.
Ahmad selaku koordinator ingin selalu memastikan BAZNAS selalu menjalankan prinsip 3A.
Dari tingkat provinsi hingga ke tingkat kabupaten, transparansi dan akuntabel bisa dilaksanakan dengan tertib.
Ahmad juga berharap agar masyarakat dapat berjalan bersama dengan BAZNAS untuk membantu sesama.***
Artikel Terkait
Viral ! Pernikahan Beda Agama di Semarang, Begini Kata Kemenag
Kemenag Tetapkan Logo Halal Baru, Berlaku Mulai Maret 2022
Jelang Idul Adha Harga Hewan Kurban Mulai dari Rp1,5 Juta, Bisa Beli Online!
Perdana, Pelepasan 250 PMI Sektor Perkebunan ke UK oleh Kemnaker
PPKM Level 2 Jabodetabek Resmi Diperpanjang, Besok Mau Nonton Thor? Baca Aturannya!