Peluncuran Mobil Listrik Pertama di Indonesia Hyundai IONIQ 5, Dihadiri Langsung Oleh Presiden Jokowi

photo author
Alfian Dwi Irawan, Liputan Bekasi
- Jumat, 18 Maret 2022 | 06:00 WIB
Presiden Jokowi Berkunjung ke pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Kabupaten Bekasi, untuk meluncurkan mobil listrik Hyundai IONIQ 5 yang dirakit langsung di Indonesia. (Instagram/@jokowi)
Presiden Jokowi Berkunjung ke pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Kabupaten Bekasi, untuk meluncurkan mobil listrik Hyundai IONIQ 5 yang dirakit langsung di Indonesia. (Instagram/@jokowi)

LIPUTANBEKASI.COM – Presiden Joko Widodo berkunjung ke pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 16 Maret 2022.

Serta turut hadir juga dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-sung, dan Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistyanto.

Selain itu hadir juga Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung, Vice President Hyundai Motor Asia Pacific Lee Kang Hyun, dan Plt. Bupati Bekasi Akhmad Marjuki.

Baca Juga: Persikasi Kabupaten Bekasi Juara Group B di Piala Nasional Soeratin U-17 Polda Jawa Timur

Maksud kunjungan Presiden Jokowi adalah untuk meluncurkan mobil listrik Hyundai IONIQ 5. Jokowi mengatakan bahwa momen penluncuran ini adalah tonggak penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan selalu mendukung setiap investasi kendaraan listrik di Indonesia.

Peluncuran mobil listrik ini bertujuan untuk memenuhi pasar Indonesia maupun ekspor. “Pemerintah akan selalu mendukung setiap investasi kendaraan listrik di Indonesia dan juga pengembangan industri hulunya terutama industri baterai,” ujar Presiden.

Baca Juga: Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness Bakal Rilis Mei 2022 di Indonesia

Jokowi menegaskan, bahwa kita punya nikel dan kobalt sebagai material penting untuk baterai litium. Bauksit yang bisa diolah menjadi alumunium dan kemudian bisa menjadi kerangka mobil listrik. Serta tembaga yang dibutuhkan untuk baterai dan sistem kabel-kabel di mobil listrik.

Momen peluncuran mobil listrik ini juga merupakan momen yang ditunggu-tunggu karena pemerintah ingin segera melakukan transisi besar-besaran dari mobil yang menggunakan bahan bakar fosil ke mobil listrik yang ramah lingkungan.

Karena Jokowi berencana, mobil listrik nantinya manjadi moda transportasi ramah lingkunngan, yang nantinya juga akan dikembangkan di Ibu Kota Negara, Nusantara.

Baca Juga: Ujian Sulit dan Praktek Tak Masuk Akal, Valentino Rossi Disebut Akan Gagal Jika Bikin Sim Di Indonesia

Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi pemain penting dalam rantai pasok global di industri mobil listrik. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya mineral yang sangat besar untuk mendukung pengembangan mobil listrik.

Presiden Jokowi juga menegaskan, beberapa investor juga akan memulai konstruksi pengolahan nikel dan kobalt Indonesia menjadi bahan material litium baterai, dengan harapan di tahun 2024, mobil-mobil listrik yang diproduksi di Indonesia sudah memakai baterai listrik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X