Ditemukan setelah Menghilang 5 hari, Gibran Ada di Dimensi Lain?

photo author
Isti Mukaromah, Liputan Bekasi
- Minggu, 26 September 2021 | 22:55 WIB
Gibran, remaja yang sempat dinyatakan hilang di Gunung Guntur, Garut akhirnya ditemukan. Gibran ditemukan pada Jumat 24 September 2021 di Curug Koneng sekira pukul 16.00 WIB , yang diakui tim evakuasi adalah titik pencarian yang sudah disisir di hari pertama. (/Kabar Priangan/Aep Hendy)
Gibran, remaja yang sempat dinyatakan hilang di Gunung Guntur, Garut akhirnya ditemukan. Gibran ditemukan pada Jumat 24 September 2021 di Curug Koneng sekira pukul 16.00 WIB , yang diakui tim evakuasi adalah titik pencarian yang sudah disisir di hari pertama. (/Kabar Priangan/Aep Hendy)

LIPUTAN BEKASI – Kisah mistis dialami oleh Muhammad Gibran Arrasyid (14), remaja yang ditemukan selamat setelah dikabarkan lima hari menghilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.

Gibran berpamitan kepada orang tuanya untuk ikut mendaki Gunung Guntur pada hari Jum’at (17/9) minggu lalu bersama teman-temannya yang baru dikenal lewat media sosial.

Hari Minggu (19/9) Gibran menolak untuk mendaki ke puncak gunung bersama teman-temannya dan lebih memilih untuk menunggu di tenda sendirian. Keesokan harinya saat teman-teman Gibran kembali dari puncak, mereka tidak menemukan Gibran di tenda sehingga segera melaporkannya ke pos.

Pencarian pun segera dilakukan oleh tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, BKSDA, kelompok pecinta alam, dan masyarakat sekitar dengan menyusuri lokasi selama beberapa hari, tetapi hasilnya nihil. Ayah Gibran pun sampai pergi ke beberapa orang pintar untuk menanyakan bagaimana kondisi anaknya. Menurut mereka, Gibran masih hidup dan dalam kondisi baik-baik saja.

Baca Juga: 6 Bahaya yang Tersembunyi Menggunakan Headset Saat Tidur

Namun, pada hari ke-5 pencarian sekitar pukul 17.00 WIB Gibran berhasil ditemukan oleh Tim SAR di Curug Cikoneng dan segera di evakuasi ke Puskesmas. Hal tersebut membuat Ayah Gibran bingung karena lokasi Gibran ditemukan sudah berulang kali dilintasi sebelumnya, tetapi Gibran tidak ada disitu di hari-hari sebelumnya.

Gibran mengungkapkan dirinya tiba-tiba sudah ada di sungai saat terbangun. Dia pun ditawari makan oleh lima orang berpakaian serba putih. namun, dia lebih memilih untuk meminum air sungai dan makan daun.

“Ditawarin nasi sama ada ikan. Orangnya putih, perempuan tiga, laki-laki dua.” Ucapnya.

Baca Juga: Pelaku Pembakar Mimbar di Masjid Raya Makassar di Buru Polisi, Identitasnya Sudah di Kantongi

Selain itu, Gibran juga menceritakan selama disana siang terus dan tidak ada malam hari.

Saat ditemukan, Gibran sedang duduk seorang diri dalam keadaan sehat dan terdapat luka kecil dikakinya.

Misteri hilangnya Gibran memang cukup menarik perhatian banyak orang, karena berhubungan dengan dimensi lain yang tak kasat mata. Dan dari kisah Gibran dapat diambil hikmahnya bahwa tidak semua makhluk gaib bersifat jahat hingga merenggut nyawa manusia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X