LIPUTANBEKASI.COM – setelah menangkap dan menahan pemeran video porno yang bertajuk Kebaya Merah
Kini polisi terus mendalami untuk menggali informasi lebih jauh terkait kedua pemeran tersebut
Berjalan dan pasti, identitas tokoh Kebaya Merah terungkap. Update terbaru, polisi menyebut keduanya memiliki pribadi ganda atas analisis terhadap bukti yang didapat
Dari hasil penggeledahan yang ditemukan kartu kuning menur, kemudian tersangka diperiksa di Unit Kesehatan Jiwa, RS Bhayangkara Polda Jatim. Dengan teknologi canggih yakni teknologi metaverse
Baca Juga: Mengenal Tilang Elektronik: Mekanisme Pengambilan Denda Titipan Tilang
Keduanya diperiksa menggunakan alat dari RS Bhayangkara untuk memantau kondisi kejiwaan tersangka AH, alias Kebaya Merah. Berupa Virtual Reality (VR) yang disebut disebut diagnostik VR.
Pemeran AH (Wanita) diduga mengalami gangguan jiwa. Seperti diketahui Dia bersama rekan prianya ACS (bukan suami-istri) sudah memproduksi 92 video porno,
Produksi tersebut atas pesanan pembeli melalui media sosial. Hasil penjualan digunakan untuk keperluan kehidupan.
Ternyata diduga mengalami sakit jiwa.
Kepribadian ganda salah satu gangguan jiwa melainkan tidak dapat disebut gila.
Sebutan gila, hanya untuk gila yang parah atau tingkat kegilaan orang yang akut
Sebutan gila, umumnya untuk orang yang telanjang dan lari-lari di jalanan. Sedangkan si Kebaya Merah, telanjang saat bikin video dan dijual.
Baca Juga: Nikmati Kenyamanan Mengemudi BWM i7 2023, Ini Spesifikasinya!
Kepribadian ganda yang diduga dialami oleh AH ini membuat publik menaruh rasa simpati
Kejadian ini diharapkan tidak terulang Kembali, karena dampak dari video porno dapat merusak generasi penerus
Bagi anak laki-laki, keseringan menonton video porno membuat dirinya memiliki rasa ingin mencoba dan bisa saja berpotensi pada pemerkosaan