Geger Jukir di Jalan Genteng Besar Surabaya Minta Bayar Tunai, Padahal Kawasan Parkir Digital Wajib QRIS

photo author
Fauzi Ghanim, Liputan Bekasi
- Sabtu, 18 April 2026 | 11:11 WIB
Jukir minta uang parkir padahal di area parkir digital di Surabaya.  ((Instagram/maulanaa.md))
Jukir minta uang parkir padahal di area parkir digital di Surabaya. ((Instagram/maulanaa.md))

Kebijakan parkir digital ini merupakan program Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Wali Kota Eri Cahyadi menyebut sistem ini diterapkan berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Keinginan warga Kota Surabaya menjadi perhatian utama kami. Salah satunya adalah penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang memang diharapkan masyarakat, sehingga kami menjalankannya,” ujarnya.

Program parkir non-tunai ini juga bertujuan mengurangi konflik di lapangan antara jukir, pelaku usaha, dan pengguna kendaraan.

Sistem parkir digital di Surabaya sendiri mulai diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara dan telah melalui masa uji coba.

Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan terkait implementasi aturan parkir digital di lapangan.

 
 
 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fauzi Ghanim

Rekomendasi

Terkini

Lihat Semua

Terpopuler

X