30 Oktober Hari Keuangan Nasional, Berikut 5 Fakta Hari Keuangan

photo author
Qoyyum Nur Afifah Utomo, Liputan Bekasi
- Jumat, 28 Oktober 2022 | 10:44 WIB
 30 Oktober Hari Keuangan Nasional, Berikut 5 Fakta Hari Keuangan Sumber foto : Pinterest ceifx.com
30 Oktober Hari Keuangan Nasional, Berikut 5 Fakta Hari Keuangan Sumber foto : Pinterest ceifx.com
Liputanbekasi.com – Pada tanggal 30 Oktober Hari Keuangan Nasional, berikut lima fakta hari keuangan.
 
30 Oktober Hari Keuangan Nasional adalah tanggal dimana Pemerintah Indonesia merayakan Hari keuangan Nasional.
 
Pada awalnya dikenal dengan Oeang Repoeblik Indonesia atau disebut dengan ORI dan sekarang ini di kenal dengan Uang Rupiah sebagai mata uang resmi Negara Republik Indonesia.
 
Dari beberapa kebutuhan kehidupan lainya uang merupakan kebutuhan yang wajib ada, kerena uang sangat sulit untuk dilepaskan.
 
Apalagi di jaman modern saat ini pastinya hampir seluruh kebutuhan masyarakat membutuhkan uang.
 
Untuk itu pada tanggal 30 Oktober diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional.
 
 
Untuk itu inilah lima fakta hari keuangan Nasional.
Setelah kemerdekaan Indonesia rancangan mata uang
Pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 Indonesia belum menetapkan mata uang resmi sendiri.
 
Pada saat itu Indonesia masih menggunakan mata uang penjajah jepang uang Gulden Hindia Belanda dan mata uang De Javasche Bank.
 
Sehingga menyebabkan Indonesia mengalami inflasi tinggi.
Sebab itulah pemerintah Indonesia merancang mata uang resmi Republik Indonesia.
Tak hanya sebagai alat pembayaran juga sebagai lambang utama negara.
 
Moh. Hatta berpidato jelang terbitnya ORI
Pada tanggal 29 Oktober tahun 1946 merupakan hari sehari sebelum ORI diterbitkan.
Pada kala itu Moh. Hatta selaku wakil Presiden pertama Indonesia mengumumkan kepada publik mengenai ORI.
 
Pengumuman tersebut disampaikan melalui radio RRI yang akan mulai berlaku pada pukul 00.00 pada tanggal 30 Oktober 1946.
 
Adanya pergantian menteri keuangan sebanyak enam kali sebelum rupiah terbit
Menteri keuangan Indonesia pertama adalah Dr. Samsi setelah Pemerintahan Indonesia mendeklarasikan kemerdekaanya.
 
 
Dimasa jabatannya Dr.Samsi memperoleh dan mencairkan dana untuk membiayai perjuangan Republik Indonesia, namun pada 26 September 1945 mengundurkan diri.
 
ORI pertama di tanda tangani oleh A.A Maramis yang pada saat itu beliaulah yang menjabat sebagi menteri keuangan Indonesia.
 
Tak lama setelah itu Sunarjo Kolopaking telah menggantikannya.
Lalu di ganti oleh Ir. Surachman Tjikroadisurjo.
Pada 2 Oktober 1946 di ganti oleh Sjafruddin Prawiranegara.
 
ORI pertama di tanda tangani oleh A.A Maramis
Sete;ah di terbitkan pertama kali pada tanggal 30 Oktober 1946 ORI pertama kali di tanda tangani oleh A.A Maramis.
 
Pada mata uang rupiah sekarang ini yang kita gunakan hampir sama dengan ORI karena terdapat tanda tangan.
 
 
Adanya tanda tangan membuktikan bahwa ORI menjadi bukti resmi beredarnya mata uang Indonesia.
 
Penerbitan Oeang Repoeblik Indonesia terbit saat ekonomi belum stabil
Saat merencanakan membuat mata uang resmi Indonesia, Netherlands Indies Civil Adminivtration (NICA) turut hadir dalam menerbitkan mata uang NICA.
 
Kedatangan NICA membuat perekonomian Indonesia saat itu tak stabil dan mengalami inflasi tinggi.
 
Maka dari itu permerintah Indonesia mempercepat produksi mata uang untuk mengurangi tekanan politik dan ketidak stabilan ekonomi.
 
Nah itulah lima fakta Hari Keuangan yang menarik yang dapat kalian ketahui agar lebih paham tentang fakta fakta di balik Hari Keuangan Nasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Bank Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X