Serangan Pesawat Tak Berawak Rusia Menyebabkan Kebakaran di Ibukota Ukraina

photo author
Delia Putri, Liputan Bekasi
- Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:54 WIB
Serangan Pesawat Tak Berawak Rusia Menyebabkan Kebakaran di Ibukota Ukraina Sumber Foto : Instagram @ukraine
Serangan Pesawat Tak Berawak Rusia Menyebabkan Kebakaran di Ibukota Ukraina Sumber Foto : Instagram @ukraine
LIPUTANBEKASI.COM - Serangan pesawat tak berawak Rusia menyebabkan kebakaran di Ibukota Ukraina. Drone Rusia menyerang bangunan di dekat stasiun kereta api pusat Kyiv. Serangan dilakukan pada jam sibuk hari Senin pagi, menyebabkan beberapa kebakaran dan merusak perumahan.
 
Tidak ada berita langsung tentang kematian dalam serangan pesawat tak berawak, tepat seminggu setelah rudal Rusia menghantam Kyiv pada jam sibuk pagi hari dalam serangan terberat di ibukota Ukraina sejak hari-hari awal invasi Rusia. 
 
Gubernur wilayah Rusia Belgorod yang dekat dengan perbatasan dengan Ukraina menuduh pasukan Ukraina berulang kali menembaki wilayah itu, dan orang-orang bersenjata menembak mati 11 orang di tempat latihan militer di wilayah Belgorod pada hari Sabtu. 
 
Reuters mendengar beberapa ledakan dan melihat asap dan api membubung di atas gedung-gedung pada hari Senin. Walikota Kyiv Vitali Klitshchko mengatakan beberapa bangunan tempat tinggal telah rusak.
 
 
Beberapa ledakan menghantam distrik Shevchenkivskyi tak lama setelah pukul 8 pagi (0500 GMT), ketika banyak orang pergi bekerja dan anak-anak pergi ke sekolah. 
 
Gelombang ledakan juga terdengar sekitar satu jam sebelumnya. Tayangan televisi Reuters menunjukkan tembakan rudal udara ke langit saat apartemen terbakar. Pemerintah kota Kyiv mengatakan setelah gelombang ledakan pertama bahwa "infrastruktur kritis" sedang diserang.
 
Distrik Shevchenkivskyi, pusat sibuk dengan universitas, bar mahasiswa, dan restoran, juga terkena serangan seminggu sebelumnya. Andriy Yermak, kepala staf presiden Ukraina, mengatakan serangan terbaru dilakukan dengan apa yang disebut drone bunuh diri.
 
 
"Rusia berpikir ini akan membantu mereka, tetapi tindakan seperti itu hanya kejang-kejang mereka," kata Yermak di Telegram. 
 
Ukraina telah melaporkan serentetan serangan Rusia dengan drone Shahed-136 buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir. Iran membantah memasok drone ke Rusia , sementara Kremlin belum berkomentar.
 
Rusia membantah menargetkan warga sipil dalam apa yang disebutnya "operasi militer khusus" di Ukraina.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X