LIPUTANBEKASI.COM - Roman Abramovich menyatakan kepada publik bahwa ia memutuskan untuk menjual Chelsea
Keuntungan dari penjualan tersebut akan digunakan untuk membantu korban perang yang terjadi di Ukraina.
Dilansir dari chelseafc.com, Roman Abramovich mengeluarkan pernyataan resmi tersebut. “Penjualan Klub tidak akan dipercepat tetapi akan mengikuti proses yang semestinya. Saya tidak akan meminta pinjaman apa pun untuk dilunasi,” ujar Roman Abramovich.
Roman Abramovich juga mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan timnya untuk mendirikan yayasan amal di mana semua hasil bersih dari penjualan akan disumbangkan, yayasan untuk kepentingan semua korban perang di Ukraina.
Mengutip dari ESPN, Abramovich mengumumkan niatnya untuk menyumbangkan keuntungan dari setiap penjualan.
Abramovich membeli Chelsea seharga 140 juta poundsterling pada tahun 2003 dan berhutang 1,514 miliar poundsterling.
Sebelumnya Sir Jim Ratcliffe, orang terkaya di Inggris, menurut Forbes pada tahun 2021. Dia mengadakan pembicaraan awal dengan Abramovich mengenai pembelian klub.
Baca Juga: Profil Lengkap Doni Salmanan Crazy Rich Bandung,Tanggal lahir hingga Kekayaan
“Perlu diketahui bahwa ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, dan menyakitkan bagi saya untuk berpisah dengan Klub dengan cara ini,” kata Abramovich.
“Saya harap saya dapat mengunjungi Stamford Bridge untuk terakhir kalinya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Anda semua secara langsung," ungkap Abramovich.
"Merupakan hak istimewa seumur hidup untuk menjadi bagian dari Chelsea FC dan saya bangga dengan semua pencapaian bersama kami. Chelsea Football Club dan pendukungnya akan selalu ada di hati saya,” tutupnya.*** (Alfian Dwi Irawan/LIPUTANBEKASI)
Artikel Terkait
Vaksin Covid-19 Sputnik V milik Rusia, Dalam Proses Perizinan WHO
Update Hari Kelima Invasi Rusia Terhadap Ukraina Hingga Awal Terjadi Konflik
FIFA dan EUFA Menangguhkan Klub dan Timnas Rusia Dihentikan Sementara dari Semua Kompetisi Sepak Bola Internas
Penyerangan Rusia Mulai Berdampak Pada Sejumlah Event Pertandingan Olahraga
Menlu Ukraina Sebut Serangan Rusia Serupa dengan Serangan Nazi 1941, Kuleba: Hentikan Putin!