• Senin, 23 Mei 2022

Carina Joe, Ilmuwan Asal Indonesia yang Menemukan Formula Vaksin AstraZeneca

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 10:00 WIB
Carina Joe, ilmuwan asal Indonesia yang menemukan formula vaksin AstraZeneca (Instagram)
Carina Joe, ilmuwan asal Indonesia yang menemukan formula vaksin AstraZeneca (Instagram)
 
LIPUTAN BEKASI – Carina Joe atau yang memiliki nama lengkap Carina Citra Dewi Joe merupakan ilmuwan asal Indonesia yang berhasil menemukan vaksin AstraZeneca.
 
Carina Joe tergabung ke dalam tim vaksin Universitas Oxford. Dirinya menemukan formula “dua sendok makan sel” yang menjadi landasan untuk memproduksi vaksin Oxford AstraZeneca dalam skala besar.
 
Ketua tim manufaktur, Dr. Sandy Douglas, mengatakan berkat upaya yang dilakukan Carina Joe, timnya dapat meningkatkan produksi vaksin AstraZeneca ke berbagai penjuru dunia.
 
“Dengan kombinasi upaya Dr. Carina Joe untuk meningkatkan proses manufaktur dan komitmen serta kerja keras rekan-rekan kami di AstraZeneca dan semua mitra kami lainnya, kami mampu memberikan vaksin untuk dunia, dibuat di berbagai penjuru dunia, dengan harga semurah mungkin,” kata Sandy, dikutip Liputanbekasi.com dari berbagai sumber.
 
 
Diberitakan sebelumnya, Carina Joe merupakan salah satu figur di tim manufaktur yang sukses memproduksi vaksin paling banyak di distribusikan di dunia.
 
Berkat temuannya itu, Carina Joe akan mewakili tim untuk menerima penghargaan Pride of Britain di London pada akhir pekan ini.
 
Penghargaan tersebut adalah salah satu dari sejumlah penghargaan yang diterima tim vaksin Universitas Oxford sejauh ini.
 
 
Adapun, “formula 30 mililiter sel” itu ditemukan Carina Joe pada 15 Januari 2020.
 
Temuannya ini memungkinkan produksi vaksin 10 kali lipat lebih banyak dengan menggunakan sel hanya sekitar dua sendok makan.
 
Temuan formula “30 milliter sel” ini akan dipublikasikan Universitas Oxford pada bulan November mendatang.
 
 
Sedangkan, Dr. Sandy Douglas mengklaim bahwa pihaknya telah mendistribusikan 1,5 miliar dosis vaksin Oxford AstraZeneca di seluruh dunia.
 
“Ada lebih dari 1,5 miliar dosis vaksin Oxford AstraZeneca yang didistribusikan secara global. Saya sangat bangga dengan kerja kami yang memungkinkan manufaktur vaksin dilakukan di lebih dari selusin tempat di lima benua, dengan sejumlah besar vaksin dikirim ke berbagai negara di luar Amerika Utara dan Eropa,” ucapnya.
 
 Hingga kini, vaksin Oxford AstraZeneca telah digunakan sekitar 170 negara, termasuk Indonesia.***

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X