- Masyarakat banyak memilih tak menikah dan tak miliki anak
Korea Selatan mengalami krisis populasi karena banyak dari masyarakatnya yang memilih untuk tinggal sendiri dibandingkan berkeluarga.
Hal tersebut terpaksa dilakukan akibat kesulitan ekonomi dan memperoleh pekerjaan yang layak.
Banyaknya yang memilih untuk tidak memiliki anak, angka kelahiran bayi di Korea Selatan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
Pada Februari 2022, jumlah rata-rata anak yang dikandung seorang perempuan Korea Selatan dalam hidupnya mencapai titik terendah sepanjang masa, yakni hanya sebesar 0,81 tahun lalu, turun dari 0,84 tahun lalu.
Hal tersebut menandai tahun keempat berturut-turut di mana tingkat kesuburan berada di bawah 1%.
Hal tersebut juga dipengaruhi karena masyarakat Korea Selatan terhimpit ekonomi dan fasilitas di korsel umumnya sangat mahal.
Dilansir dari beautynesia.id.***