internasional

Antisosial, Gangguan Kepribadian dalam Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay

Rabu, 2 Februari 2022 | 06:20 WIB
Behind the scene dari adegan The Butterfly Hug Method (Tangkapan layar video YouTube/The Swoon)

LIPUTANBEKASI.COM – It’s Okay to Not Be Okay adalah drama Korea yang membawa isu tentang kesehatan mental, yang salah satu tokohnya memiliki gangguan kepribadian antisosial.

Drama ini bercerita tentang Moon Gang-tae (diperankan oleh Kim Soo Hyun), seorang perawat di rumah sakit jiwa dan Ko Mun-yeong (diperankan oleh Seo Ye Ji), seorang penulis buku cerita anak.

Ko Mun-yeong merupakan penulis kesukaan Moon Sang-tae (diperankan oleh Oh Ji Su), kakak laki-laki Moon Gang-tae yang mengidap autisme.

Dari kesukaan Moon Sang-tae akan karya Ko Mun-yeong inilah kisah hidup ketiganya menjadi bersinggungan, dengan kondisi Ko Mun-yeong yang memiliki gangguan kepribadian antisosial.

Baca Juga: Autisme dalam Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay, Akting Menakjubkan dari Oh Jung Se

Mengutip dari alodokter, antisosial merupakan gangguan kepribadian di mana terjadi penyimpangan perilaku dari norma-norma, yang terus dilakukan dari waktu ke waktu.

Antisosial juga dapat mengarah pada perbuatan yang berpotensi membahayakan diri penderita maupun orang lain.

Gejala gangguan kepribadian antisosial antara lain: sering mengabaikan dan melanggar hak orang lain, tidak memiliki empati atau rasa kasihan, tidak mawas diri, merasa lebih hebat dari orang lain, dan manipulatif.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Bhayangkara FC Kontra Barito Putera, Herman Dzumafo Borong 2 Gol

Penyebab gangguan kepribadian antisosial sering dipengaruhi berbagai faktor, seperti faktor genetik, interaksi dalam lingkungan, pola asuh, atau adanya kelainan pada fungsi otak di bagian tertentu.

Faktor risiko yang mungkin bisa menyebabkan sikap antisosial meliputi: melewatkan masa kanak-kanak dengan ditelantarkan atau dieksploitasi dan berasal dari keluarga yang memiliki gangguan kepribadian antisosial, gangguan kepribadian, atau gangguan mental.

Selain itu, memiliki riwayat gangguan perilaku di masa kecilnya dan masa kecil berada di lingkungan keluarga tidak harmonis atau sering menjadi korban tindakan kekerasan, juga dapat menjadi faktor risiko penyebab sikap antisosial.

Baca Juga: Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Pengampunan Allah yang Luas dan Berlipat

Sampai saat ini, belum ada obat atau metode terapi khusus untuk menyembuhkan orang dengan gangguan kepribadian antisosial, yang ada adalah langkah penanganan.

Langkah penanganan untuk penderita gangguan kepribadian antisosial bertujuan untuk mencegah perilaku yang berbahaya bagi penderita ataupun orang di sekitarnya, serta mendorong dan membimbing penderita agar bisa hidup bermasyarakat dengan baik.

Halaman:

Tags

Terkini