LIPUTAN BEKASI.COM - Duta Besar Han Tae- song membuat pernyatan dalam pidatonya sepanjang Konferensi PBB tentang peluncuran senjata di Jenewa pada hari Selasa 25 Januari 2022.
Baca Juga: Pantau Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 29 Januari 2022: Antam dan UBS Turun Lagi Nih!
Utusan utama Korea Utara di Jenewa itu mengklaim kalau serangkaian uji coba senjata yang dicoba Pyongyang baru- baru ini tidak memunculkan ancaman untuk negeri orang sebelah.
Pidatonya itu didasari sebab kekhawatiran keamanan atas uji coba rudal Korea Utara yang terus bersinambung bulan ini serta membuat Semenanjung Korea terus mengencang.
Pada Jumat, 28 Januari 2022 departemen luar negara Korea Utara memohon Amerika Serikat buat secara permanen mengakhiri latihan militer dengan Korea Selatan.
" Tembak- tembakan senjata baru- baru ini merupakan bagian dari aktivitas buat melakukan rencana jangka menengah serta panjang buat pengembangan ilmu pertahanan," ucap Han dilansir Liputan Bekasi.Com dari Yonhap News.
" Tidak memunculkan ancaman ataupun kehancuran apapun terhadap keamanan negara- negara orang sebelah di daerah itu," sambungnya.
Duta besar setelah itu memohon AS buat menarik kebijakan bermusuhan serta standar ganda terhadap Korea Utara serta secara permanen mengakhiri latihan militer ofensif serta penyebaran bermacam peninggalan strategis nuklir di dalam serta dekat Semenanjung Korea.