internasional

Jerman Sedang Menghadapi Gelombang Keempat Kasus Covid-19

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:11 WIB
Jerman dilanda gelombang keempat covid-19 (bekasi.pikiran-rakyat.com)
LIPUTAN BEKASI – Jerman sedang menghadapi gelombang keempat covid-19 setelah kasus infeksi di negara Eropa meroket.
 
Itu yang menyebabkan kepanikan dan kekhawatiran akan krisis musim dingin.
 
Baca Juga: Meadow Walker Putri Mendiang Paul Walker Menikah, Vin Diesel Jadi Wali
 
Dikutip Liputanbekasi.com dari bekasi.pikiran-rakyat.com, Departemen Kesehatan Jerman melaporkan pada Jum’at, 22 Oktober 2021.
 
Kasus infeksi di negaranya sebanyak 19.752 kasus infeksi baru virus Covid-19.
 
Data itu adalah yang tertinggi sejak bulan Mei lalu yang memicu peringatan keras dari para ilmuwan.
 
Baca Juga: Miss World 2021 Lavanya Sivaji Asal Malaysia, Minta Maaf Usai Kalim Budaya Batik berasal dari Negeri Jiran
 
Ketika negara Jerman bersiap untuk gelombang musim gugur yang sulit di tengah ancaman gelombang keempat pandemi Covid-19.
 
Selain negara Jerman, negara-negara Eropa yang disebut-sebut sudah dilanda gelombang keempat pandemi Covid-19 seperti Latvia, Ukraina, Polandia, Inggris, Bulgaria, dan Rumania.
 
Untuk mencegah lonjakan kematian dan rawat inap akibat Covid-19.
 
Baca Juga: Fenomena Lying Flat yang Dilakukan Anak Muda di China, Simak Detailnya
 
Jerman mengandalkan program vaksinasi terhadap masyarakatnya.
 
Namun, para dokter di Jerman memperingatkan bahwa masih ada hubungan erat antara kasus dan pasien yang membutuhkan perawatan intensif.
 
Hingga Sabtu, 23 Oktober 2021, ada 1.540 pasien Covid-19 dalam perawatan intensif di Jerman dan 850 pasien diantaranya dipasangin ventilator.
 
Baca Juga: Langkah Sigap BPH Migas Atasi Kelangkaan BBM Solar Bersubsidi
 
Melihat kondisi itu, presiden German Society of Medical Intensive Care and Emergency Medicine, Christian Karagiannidis memperingatkan bahwa gelombang keempat pandemi Covid-10 sudah terjadi.
 
“Gelombang keempat yang sebenarnya sudah dimulai dan masih bertambah cepat,” kata Christian, dikutip Liputanbekasi.com dari bekasi.pikiran-rakyat.com dari Express, Sabtu, 23 Oktober 2021.
 
Baca Juga: Canon, Seekor Anjing yang Tewas setelah Ditangkap oleh Satpol PP di Aceh
 
Para dokter di Jerman telah memperingatkan bahwa layanan kesehatan di negaranya dapat berada di bawah tekanan besar karena virus tersebut semakin memperkuat cengkramannya di negara itu.***

Tags

Terkini