Pantangan yang dilakukan saat Imlek, Dihindari ya!

photo author
Nugraheni Eri Aryani, Liputan Bekasi
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 16:11 WIB
Beberapa warna baju yang dipakai saat perayaan imlek  Sumber foto : pixabay.com  @Ptksgc
Beberapa warna baju yang dipakai saat perayaan imlek Sumber foto : pixabay.com @Ptksgc

LIPUTANBEKASI.COM – Masyarakat Tionghoa merayakan imlek sebagai tahun baru hari di hari Minggu tanggal 22 Januari 2023. Itu suatu perayaan tahunan. Agar beruntung maka hindarilah pantangan - pantangan saat imlek.

Tujuan untuk menghindari pantangan saat imlek, agar  beruntung selama setahun. Perayaan imlek biasanya meriah, ada tradisi yang digelar, juga ada pantangan.

Jika pantangan saat imlek oleh masyarakat Tionghoa dilanggar maka akan kehilangan keberuntungan. Hal tersebut sudah dilakukan selama turun temurun. Lalu, apa saja pantangan-pantangan tersebut

Baca Juga: Lirik lagu Marion Jola – ‘Bukan Manusia’

  1. Dilarang keramas

Itu dianggap membasuh kekayaan, maka orang Tionghoa akan menghindarinya. Namun justru saat ini memotong rambut dengan model baru dilakukan untuk menyambut tahun baru.

  1. Dilarang berkata-kata yang sial

Ada pantangan untuk berkata-kata dan mendengar kata-kata bermakna buruk atau negatif. Seperti dilarang untuk berbicara mengenai kematian, penyakit, kemiskinan, hantu dan lainnya.

Tidak boleh juga untuk menyapu lantai dan membuang sampah saat tahun baru. Karena hal itu diartikan menyapu rejeki.

Baca Juga: Lirik lagu Marion Jola – ‘Bukan Manusia’

  1. Memakai warna hitam dan putih

Dilarang untuk memakai dua warna duka tersebut. Jadi pakailah warna lain saat perayaan imlek atau tahun baru Cina.

  1. Tidak boleh jual beli buku

Konon buku sama artinya dengan kehilangan, maka hal tersebut yang harus dihindari. Agar tidak kehilangan keberuntungan selama setahun.

  1. Hindari menangis

Saat perayaan imlek tidak boleh bersedih atau menangis agar terhindari dari kesedihan selama setahun.

Baca Juga: Lirik lagu Marion Jola – ‘Bukan Manusia’

  1. Hindari mencuci pakaian

Tahun baru adalah kelahiran dewa air, maka dewa tersebut harus dihormati. Maka mencuci pakaian dianggap membuang kekayaan.

  1. Tidak boleh makan bubur

Seandainya bubur sering dimakan oleh masyarakat Tionghoa, maka saat perayaan imlek pantang makan bubur. Karena agar terhindar dari kemiskinan atau menjauhi dari pertanda buruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X