Tradisi Imlek yang biasa dilakukan di berbagai negara, dari mulai Sam Sip Am Pu hingga Cap Go Meh

photo author
Nabila Putri Prayudi, Liputan Bekasi
- Jumat, 20 Januari 2023 | 16:32 WIB
Barongsai, salah satu tradisi Imlek yang hadir pada hari Cap Go Meh
Barongsai, salah satu tradisi Imlek yang hadir pada hari Cap Go Meh
LIPUTANBEKASI.COM - Imlek, yang merupakan perayaan tahun baru China, memiliki banyak tradisi.
 
Inilah tradisi Imlek dari mulai kegiatan Sam Sip Am Pu hingga perayaan Cap Go Meh:
 
1. Membakar hio pada saat Sam Sip Am Pu
 
Sam Sip Am Pu merupakan tradisi Imlek yang dilakukan pada satu hari sebelum perayaan Imlek.
 
Pada saat Sam Sip Am Pu, biasanya orang Tionghoa akan melakukan sembahyang kepada dewa atau dewi penjaga rumah dan pelindung, serta para leluhur.
 
 
Tujuan dari sembahyang ini adalah sebagai bentuk memberikan jamuan sekaligus memohon berkah.
 
Sembahyang dilakukan dengan cara meletakkan meja besar dan kursi di depan rumah.
 
Di atas meja yang telah diletakkan di depan rumah, terdapat dupa atau hio, lilin merah, kertas tuakim, buah-buahan, ayam rebus, kue, arak, teh, dan juga tulisan nama leluhur pada kertas merah.
 
Tata cara sembahyang:
-Masing-masing anggota keluarga akan mengambil hio dan menyalakan sumbunya, kemudian berdoa di depan meja persembahan.
-Hio lalu ditancapkan pada vas pasir yang bertuliskan nama leluhur.
-Tunggu sampai semua hio sudah habis terbakar.
-Selanjutnya, bakar berbagai macam perlengkapan sembahyang seperti hio, kertas tuakim, dan tulisan nama leluhur di ruang yang terbuka.
Asap dari hasil bakaran tersebut dipercaya akan mengantarkan seluruh persembahan kepada dewa atau leluhur yang didoakan.
 
 
2. Bersih-bersih menjelang hari raya Imlek
Selain tradisi membakar hio yang berkaitan dengan sembahyang, ada juga tradisi berupa bersih-bersih menjelang hari raya Imlek.
Bersih-bersih di sini tidak hanya mencakup bersih-bersih rumah.
Perayaan Imlek juga akan disambut dengan bersih-bersih diri seperti potong rambut dan mandi bunga.
Selain itu, perayaan Imlek juga pasti disambut dengan memberikan dekorasi warna merah pada rumah.
Kue dan berbagai hidangan khas Imlek tentunya tidak boleh terlewatkan.
 
 
3. Saling berkunjung antar kerabat
Untuk tradisi yang dilakukan pada hari raya Imlek, biasanya orang Tionghoa akan saling berkunjung satu sama lain.
Saat saling berkunjung inilah, akan dilakukan tradisi berbagi angpao.
Biasanya juga, orang Tionghoa akan berkumpul dengan keluarga besar pada hari raya Imlek.
Umumnya, perayaan Imlek berlangsung selama 15 hari.
Penutupan perayaan Imlek akan datang pada hari ke-15, yang disebut juga dengan hari Cap Go Meh.
Hari Cap Go Meh identik dengan adanya kue keranjang dan pertunjukan barongsai.
Itulah tradisi Imlek yang biasa dilakukan di berbagai negara.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: ruparupa.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X