Menyambut Tahun Baru Imlek, simak yuk tentang sejarah Imlek

photo author
Nabila Putri Prayudi, Liputan Bekasi
- Jumat, 20 Januari 2023 | 16:30 WIB
Sejarah Imlek menjadi awal mula terciptanya tradisi Imlek, yang identik dengan warna merah dan lampu-lampu terang
Sejarah Imlek menjadi awal mula terciptanya tradisi Imlek, yang identik dengan warna merah dan lampu-lampu terang
LIPUTANBEKASI.COM - Tahun Baru Imlek di Indonesia akan datang pada hari Minggu, 22 Januari 2023.
 
Menyambut Tahun Baru Imlek, kita simak yuk tentang sejarah Imlek.
Imlek merupakan suatu perayaan hari raya yang dilakukan oleh para petani di China untuk menyambut datangnya musim semi dengan penuh suka cita dan rasa syukur.
 
Rasa syukur ini datang dari kebahagiaan para petani yang akhirnya bisa kembali bekerja karena musim dingin telah berakhir.
 
Oleh karena itu, perayaan ini bisa disebut juga dengan Xin Jia atau Festival Musim Semi.
 
 
Selain itu, terdapat pula mitos mengenai Tahun Baru Imlek di negara China.
 
Dahulu kala, konon katanya, sekitar ribuan tahun yang lalu, ada seekor monster yang dipanggil “Nian” (dari kata 年 yang memiliki arti sebagai “tahun”), yang akan datang pada akhir tahun China.
 
Nian digambarkan sebagai sosok monster yang menyeramkan, yang memiliki gigi dan tanduk yang panjang.
 
Nian diceritakan akan menyerang dan membunuh para penduduk desa, sekaligus memakan ternak dan tanaman yang ada.
 
Sebagai upaya dalam menakut-nakuti Nian, para penduduk desa pun memanfaatkan suara-suara ledakan keras dan lampu-lampu yang terang.
 
 
Selain dua hal tersebut, para penduduk desa juga melakukan hal-hal lainnya seperti memajang kertas-kertas merah, membakar bambu, menyalakan lilin, dan memakai baju berwarna merah.
 
Segala sesuatu yang dilakukan inilah yang menjadi awal mula tradisi Imlek, bukan hanya di negara China tetapi juga di seluruh negara lain, termasuk Indonesia.
 
Sampai saat ini, karena sejarah Imlek yang berkaitan dengan upaya mengusir Nian si monster, perayaan Imlek identik dengan warna merah.
 
 
Warna merah adalah warna baju yang dipakai para penduduk desa ketika menghadapi Nian.
 
Lampu-lampu gemerlap, dengan suara drum serta nyala kembang api sangat besar penghias langit malam, juga akan banyak ditemui pada perayaan Imlek sekarang.
 
Hal tersebut berhubungan dengan tindakan penduduk desa yang ingin menakut-nakuti Nian si monster.
 
Itulah tadi sejarah Imlek yang menjadi awal mula tradisi Imlek di seluruh dunia, yang membuat perayaan Imlek identik dengan warna merah, lampu terang, dan kembang api.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: ruparupa.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X