Simak! 5 Obat yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama

photo author
Firza Thenia, Liputan Bekasi
- Jumat, 30 September 2022 | 20:30 WIB
Ilustrasi Orang Minum Obat  Sumber Foto: istockphoto
Ilustrasi Orang Minum Obat Sumber Foto: istockphoto

LIPUTANBEKASI.COM - Makanan tertentu dapat mengganggu resep obat yang di konsumsi.

Namun, ada banyak orang, bahkan dokter tidak menyadarinya.

Berikut lima obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama makanan tertentu:

  1. Obat-obatan tertentu dan jus grapefruit

Jus grapefruit tidak boleh dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu, termasuk antihistamin, obat statin, dan obat-obatan yang mengobati tekanan darah tinggi.

Jus memungkinkan lebih banyak obat masuk ke dalam darah. Bila ada terlalu banyak obat dalam darah, Anda mungkin memiliki lebih banyak efek samping.

  1. Pengencer darah dan sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam yang kaya vitamin K dapat mengganggu pengencer darah.

Daripada menghindari sayuran ini sama sekali, dokter menyarankan konsistensi sehingga tubuh dapat menyeimbangkan dosis vitamin K yang stabil.

Coba lakukan adalah menjaga asupan makanan kaya vitamin K hampir sama setiap hari.

Misalnya, jika Anda makan satu porsi brokoli pada satu hari, Anda harus merencanakan untuk makan satu porsi makanan tinggi vitamin K pada hari berikutnya dan seterusnya.

Baca Juga: Simak 10 Rekomendasi Drama Korea Terbaru yang Akan Tayang Pada Bulan Oktober 2022

Satu porsi sehari, beberapa hari sepekan akan membantu menjaga vitamin K.

  1. Pisang dan ACE Inhibitor

Pisang, garam, jeruk, dan sayuran berdaun hijau tidak boleh dikonsumsi dengan ACE inhibitor, yang sering diresepkan untuk mengobati tekanan darah atau gagal jantung.

Makanan itu semuanya tinggi potasium, yang membantu memberikan sinyal listrik ke sel-sel otot jantung dan sel-sel lainnya.

  1. Antidepresan dan anggur merah

Salah satu jenis antidepresan yang disebut MAO inhibitor berbahaya bila dicampur dengan makanan atau minuman yang mengandung tyramine.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Guritna Wijaya

Sumber: Health Line

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X