LIPUTANBEKASI.COM – Dalam perencanaan Iklan IMC desainer komunikasi visual harus merencanakan pesan verbal dan visual yang akan di tampilkan pada iklan. Serta pesan verbal dan visual dapat diterima oleh target market yang disasar.
Perencanaan What To Say
Penyampaian pesan dengan tema yang yang tidak mengandung dualisme makna, fokus, mengerucut dan dapat ditangkap juga diterima oleh target market.
Perencanaan harus sesuai dengan karakteristis produk dan brand atau layanan yang ditawarkan perusahaan, biasanya perusahaan menggunakan metode pendekatan hard-sell dan soft-sell yaitu
Baca Juga: Sinopsis Drama Malaysia ‘Melur Untuk Firdaus’ Episode 5 : Firdaus Mulai Merasa Cemburu
Hard-sell adalah pendekatan pada saat pembuat iklan membuat pesan iklan yang informatif dan dapat diterima oleh target market dan menghasilkan respon logika pada target market. Yang dilakukan untuk mengetahui target market bisa disentuh dengan informasi iklan dan dapat memberikan keputusan untuk membeli produk dan brand atau layanan yang ditawarkan.
Soft-sell adalah pendekatan pada saat pembuat iklan membuat pesan yang bermuatan emosional atau pencintraan dan dapat menumbuhkan respon berdasarkan perasaan, sikap dan selera target market dengan pesan yang menyentuh dan suka tertarik dengan citra produk dan brand atau layanan yang ditawarkan perusahaan.
Seperti contoh
Produk A menggunakan strategi iklan hard-sell maka iklan tersebut mengarah pada penelitihan yang berkaitan tentang produk A dan menjelaskan kandungan isi yang sangat dibutuhkan oleh konsumen.
Baca Juga: Ini Dia Profil Chevra Yolandi, Suami dari Penyanyi Via Vallen.
Sedangkan produk B menggunakan strategi iklan soft-sell maka iklan tersebut mengarah pada pesan-pesan gaya hidup yang disukai oleh target market dan menjelaskan bahwa produk B dapat membuat kita menjadi pintar, bisa bergaul, keren dan pesan lifestyle lainnya.
Bagi strategi iklan dengan pendekatan hati yang mengandalkan emosional dan pesan yang disampaikan membutuhkan cerita yang dapat menyentuh emosi target market dengan menentukan jalan cerita yang tepat.
Adanya drama untuk penyampaian pesan iklan sangat efektif juga dapat memberikan kebebasan bagi pemirsa iklan dari drama yang ditampilkan terdapat cerita produk dan brand atau layanan yang ditawarkan dan pemirsa iklan dapat menontonnya seperti menonton film.
Baca Juga: DPRD Setujui Raperda P2APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2021
Perencanaan How To Say
Penyampaian pesan iklan dengan penyampaian pesan yang pas dan cocok dengan target market dengan menggunakan beberapa formula pesan yang digunakan oleh praktisi iklan dunia adalah sebagai berikut
Langsung
Dimana pesan yang disampaiakan pada iklan tersampaikan langsung dan to the point kepada pemirsa atau target market dan dengan adanya pendekatan emosional apapun.
Demostrasi
Dimana pesan yang disampaiakan dengan formula mengekspos cara menggunkaan produk dan brand atau layanan yang ditawarkan.
Perbandingan
Dimana pesan yang disampaikan menggunakan perbandingan antar produk kompetitor yang sejenis.
Baca Juga: Lirik Lagu Kepada Hati dari Cakra Khan, Lagu yang relate dengan perasaan hati banyak orang yang mendengar
Solusi atau penghidaran masalah
Dimana pesan yang disampaikan disebut product-as-hero adalah produkyang menjadi solusi target untuk mengatas permasalahannya.
Dengan perencanaan what to say dan how to say pembuat iklan atau desainer perusahaan pengiklan dapat membuat atau merencanakan pesan verbal dan visual yang akan muncul pada iklan IMC yang akan dibuat. Dan pesan tersebut dapat tersampaikan dengan baik efektif juga efisien.***
Artikel Terkait
Apa itu Animasi, Apa hubungannya dengan DKV? Macam maca Animasi apa saja sih
Apa itu Advertising, Apa Hubungannya dengan DKV? Advertising itu Iklan dan Apa Jenis, Fungsi dan Manfaatnya?
Apa itu DKV, 8 Hal yang kalian harus Pahami Sebelum Masuk dan Jadi Anak DKV.
Apa itu DKV, Yakin Mau Masuk dan Jadi Anak DKV Baca dengan Jelas Sebelum Jadi Anak DKV