Ale Pemuda 19 tahun Memulai tren Fashion di Dukuh Atas, Angkat bicara awal terbentuknya Citayam Fashion Week

photo author
Cindy Rosmaini, Liputan Bekasi
- Selasa, 26 Juli 2022 | 20:22 WIB
Foto dan gaya ale saat beraksi di citayam fashion week (indotrends pikiran-rakyat.com)
Foto dan gaya ale saat beraksi di citayam fashion week (indotrends pikiran-rakyat.com)

Liputan Bekasi – Citayam Fashion Week terkenal disaat Indonesia telah berhasil sedikit melupakan wabah yang masih menyerang yakni Covid-19. Ale pemuda 19 tahun ini mengaku telah membuat konten “Fashion show ala-ala” sejak tahun 2020 awal dikarenakan dirinya yang ingin menjadi seorang model.

Baca Juga: Fenomena Citayam Fashion Week Meramaikan Kawasan Sudirman, Anies Baswedan: Sudirman Milik Kita Bersama

Ale membuat konten sejak tahun 2020 sebelum adanya tren Citayam Fashion Week di Kawasan Dukuh Atas, Sudirman. Ale juga mengaku ia membuat konten tersebut dikarenakan ia ingin menjadi model dan suka menjadi pusat perhatian masyarakat.

Hal tersebut ia lakukan awalnya karna ia merasa tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti ajang modeling di Indonesia. Ale juga tidak hanya membuat konten tapi ia juga mengaku bekerja sebagai digital marketing untuk membeli baju-baju yang ia kenakan.

“awalnya dulu kerja di dunia f&b, abis itu bikin konten ngerti cara iklan trus ada kesempatan buat jadi digital marketing,” ujar Ale di Podcast Deddy Corbuzier.

 

Dalam Podcast Deddy Corbuzier ada juga Devina INTM yang ikut memberi komentar atas terjadinya tren Citayam Fashion Week di Kawasan Dukuh Atas, Sudirman.

Devina mengatakan kedatangan para model profesional di kawasan Dukuh Atas ini hanya semata-mata untuk panjat sosial tapi ia mematahkan statement tersebut bahwa ia datang ke Citayam Fashion Week hanya untuk wawancara karena booming-nya beberapa konten yang ada disana.

Devina juga membela bahwa anak-anak di kawasan Dukuh Atas tersebut beberapa dari mereka tujuannya mencari uang dan beberapa juga hanya untuk mencari kesenangan sendiri dikarenakan kurang harmonisnya masalah keluarga.

Ale sendiri juga ikut membenarkan pernyataan tersebut, ia sendiri juga pernah mendapat komentar negatif dari penampilan dan konten yang ia buat selama ini.

“banyak anak-anak yang emang kurang mampu, buat pelarian dan mencari kesenangan sendiri tapi banyak komentar negatif yang kayak minimal mandilah kayak gitu hanya karna mereka memiliki kulit yang hitam dan ya gitu-gitu,” ucap Devina.

Ale mengaku Citayam Fashion Week ini awalnya adalah salah satu kontennya yang mengikuti gaya ala-ala model profesional dengan berjalan di zebracross setelah itu mulai banyak anak dan konten kreator yang mengikuti jejaknya.

Baca Juga: Sandiaga Uno beri respon positif fenomena Citayam Fashion Week, Omzet Pedagang Capai Rp500 Ribu per Hari

Deddy Corbuzier saat diminta untuk memberikan pendapatnya tentang tren Citayam Fashion Week mengatakan jika ia pemerintah ia akan membiayai Citayam Fashion Week. Ia mengatakan bahwa hal ini juga memiliki potensi untuk masa depan untuk dunia model Indonesia. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cindy Rosmaini

Sumber: Youtube Dedy Corbuzier

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X