Mengetahui Kesehatan Mental demi Kehidupan yang lebih Baik

photo author
Siti Muspiroh, Liputan Bekasi
- Sabtu, 19 Februari 2022 | 10:30 WIB
Kesehatan Mental sangat penting untuk memberikan kehidupan yang lebih baik kedepannya. (Sumber foto: (Pixabay/@Khansakhazanah))
Kesehatan Mental sangat penting untuk memberikan kehidupan yang lebih baik kedepannya. (Sumber foto: (Pixabay/@Khansakhazanah))

LIPUTANBEKASI.COM – Kesehatan Mental sangat penting untuk memberikan kehidupan yang lebih baik kedepannya.

Karena Kesehatan Mental merupakan kondisi ketika batin dan watak manusia dalam keadaan normal, tentram, dan tenang, sehingga dapat menjalankan aktivitas dan menikmati kehidupan sehari-hari.

Tetapi Jika mengalami gangguan kesehatan mental, akan timbul gangguan mental atau penyakit mental yang berpengaruh bagi hidup.

Gangguan mental tersebut dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berkomunikasi dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Baca Juga: Model Novi Amelia Akhiri hidupnya dengan Bunuh Diri diduga akibat gangguan Mental

Jika seseorang dengan kondisi mental yang buruk akan sulit mengendalikan emosi, stres, serta tidak dapat berpikir, merasa, bertindak, dan membuat keputusan dengan tepat.

Meski demikian, CDC menegaskan, kesehatan mental yang buruk dan gangguan mental atau mental illness bukanlah sesuatu hal yang sama.

Orang dapat mengalami kondisi mental yang buruk, tetapi belum tentu didiagnosis dengan jenis gangguan mental tertentu.

Baca Juga: Vaksin Serentak untuk Lansia, Camat Tambun Utara : Semoga dengan Vaksin untuk Lansia Pandemi Berakhir

Namun sebaliknya, orang yang didiagnosis memiliki mental illness pun dapat mengalami periode mental, fisik, dan sosial yang baik.

Seseorang yang memiliki kondisi mental yang buruk biasanya akan merasakan beberapa gejala yang dirasakan di dalam tubuhnya.

Berikut beberapa gejala yang timbul:

Baca Juga: Klarifikasi Ustad Khalid Basalamah Sekaligus Minta Maaf Terkait Ceramahnya Tentang Wayang

  1. Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman-teman.
  2. Delusi, paranoia, atau halusinasi.
  3. Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.
  4. Ketakutan, kekhawatiran, atau perasaan bersalah yang selalu menghantui.
  5. Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.
  6. Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.
  7. Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
  8. Menarik diri dari orang-orang dan kegiatan sehari-hari.
  9. Mendengar suara atau mempercayai sesuatu yang tidak benar.
  10. Mengalami nyeri yang tidak dapat dijelaskan.
  11. Merasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, kesal, khawatir, dan takut yang tidak biasa.
  12. Merasa sedih, tidak berarti, tidak berdaya, putus asa, atau tanpa harapan.

Baca Juga: Lirik lagu Adele – Easy On Me beserta Terjemahan Bahasa Indonesia

Selain gejala yang disebutkan, terdapat juga cara untuk menjaga kesehatan mental agar terus bertindak dan berpikir positif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X