Mengenal Lebih Dekat Apa itu Gangguan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD?

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Rabu, 3 November 2021 | 07:05 WIB
 Attention Deficit Hyperactivity Disorder 'ADHD' mari mengenal gangguan itu lebih dekat (/Wikipedia)
Attention Deficit Hyperactivity Disorder 'ADHD' mari mengenal gangguan itu lebih dekat (/Wikipedia)

LIPUTAN BEKASI – Orang yang menyandang ADHD bersifat hiperaktif, pelupa, tidak bisa berkonsentrasi, dan tidak bisa diatur.

Jadi bagaimana caranya kita tahu kalau sifat kamu itu justru gejala dari ADHD, bagaimanakah cara merawatnya dan apakah ADHD justru bisa membuatmu lebih pintar?

Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut. Yuk disimak dibawah ini

Penyandang ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder memiliki tiga gejala umum, yakni susahnya berkonsentrasi, hiperaktif, dan impulsive.

Baca Juga: Mengenal Konsep Hukum Newton tentang Gaya dan Contohnya

Contoh nyata dari gejala gejala tersebut antara lain kesusahan dalam memperhatikan pembelajaran di dalam kelas, berbicara terus menerus dan yang terakhir menghentakan kaki berulang kali ketika disuruh diam.

Namun, hanya kamu sering melamun bukan berarti kamu otomatis langsung menyandang ADHD. Terdapat beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi sebelum kamu didiagnosis menyandang ADHD.

Oleh karena itu, dibutuhkan pendamping ataupun psikolog yang sangat profesional untuk melakukan diagnosis, karena tidak semua penyandang ADHD memiliki pengalaman yang sama, contohnya adalah perempuan dengan penyandang ADHD tidak sehiperaktif penyandang ADHD yang diderita oleh laki laki.

Baca Juga: Virus Bukanlah Makhluk Hidup, Ini Dia Penjelasannya

Dan oleh karena itu sering kali tidak melakukan ataupun mencari perawatan.

Karena merasa gejalanya tidak cocok dengan gambaran penyandang ADHD di media populer dan ADHD bukan sesuatu yang bisa diperbaiki.

Karena penyebab dari ADHD sendiri dating dari fakta bahwa otak dari penyandang ADHD secara fisik berbeda dengan orang tanpa ADHD.

Baca Juga: Tempat Angker yang Ada di Indonesia, Apa Saja Ya?

Penelitian telah menemukan bahwa otak penyandang ADHD sekitar 3 persen lebih kecil dari orang tanpa ADHD.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X