gaya-hidup

Waspadalah! Ini 5 Kiat Aman Kopi Darat dengan Teman Medsos

Minggu, 11 Desember 2022 | 19:43 WIB
LoboStudioHamburg via pixabay.com
LIPUTANBEKASI.COM - Mencari teman di media sosial lumrah dilakukan banyak orang di era digital ini.
 
Mencari teman di media sosial bukanlah hal yang asing lagi bagi kita karena fitur-fitur yang sangat memudahkan.
 
Kita dapat menemukan teman di media sosial dengan mudah dengan mencari akun-akun tertentu, menambahkan ke daftar pertemanan, atau mengikutinya.
 
Dengan mendapat teman baru di media sosial, kita dapat berkenalan dan bertukar informasi.
 
Lambat laun, kita seolah-olah menjadi dekat dengan teman-teman di dunia maya meskipun terpisah jarak.
 
Baca Juga: Waspada, 9 Resiko Menggunakan Sepatu Hak Tinggi dan Cara Tepat Mengenakannya
 
Tak jarang di antara sekian banyak pengguna media sosial yang memutuskan untuk berkopi darat atau bertemu secara tatap muka dengan teman barunya di tempat yang telah ditentukan.
 
Namun, berkenalan dengan teman baru di media sosial memiliki risiko yang tinggi.
 
Pasalnya, karakter atau latar belakang orang yang kita kenal di media sosial belum tentu sama dengan informasi yang tercantum dalam profil akunnya.
 
Saat bertemu dengan orang tersebut, tak jarang pengguna media sosial yang mengalami beragam tindak kejahatan, seperti pencurian, penculikan, pelecehan seksual, bahkan pembunuhan.
 
Oleh karena itu, Anda diharapkan untuk selalu waspada saat berkenalan dan bertemu dengan teman di media sosial.
 
Berikut adalah lima kiat aman saat bertemu dengan teman di media sosial agar tidak menjadi korban kejahatan berikutnya:
 
Baca Juga: Resep Tempe Goreng Sambal Cetar Kecap, Praktis dan Sederhana
 
1. Tidak langsung memberikan data pribadi
 
Saat berkenalan dengan teman di media sosial, Anda tidak dianjurkan untuk memberikan sejumlah data pribadi kepadanya.
 
Data pribadi meliputi nomor ponsel, alamat rumah, dan kata sandi akun atau rekening.
 
Jika memberikan data pribadi tersebut, Anda berisiko tinggi untuk menjadi korban kejahatan.
 
Pasalnya, orang tersebut mungkin saja mendatangi rumah Anda dan membawa ke suatu tempat yang tersembunyi.
 
Dengan kata lain, Anda akan menjadi korban penculikan dan tindak kriminal lainnya oleh orang tersebut.
 
2. Gali informasinya secara mendalam
 
Saat berkenalan dengan teman di media sosial, Anda tentu saja terkesan dengan informasi yang dicantumkannya di profil media sosial.
 
Informasi tersebut meliputi pendidikan terakhir dan posisi pekerjaan.
 
Pasalnya, informasi yang tercantum di profil media sosialnya mungkin saja tidak benar.
 
Orang tersebut bisa saja memalsukan identitas agar dapat memperdaya korbannya.
 
Bila Anda percaya begitu saja, hal tersebut dapat berakibat fatal.
 
Solusinya adalah Anda bisa cek kebenaran dengan melihat album orang tersebut, menelusuri namanya di pangkalan data mahasiswa atau searchinformasi perihal yang bersangkutan via Google dan sebagainya.
 
Baca Juga: Waspada, 9 Resiko Menggunakan Sepatu Hak Tinggi dan Cara Tepat Mengenakannya
 
3. Tentukan lokasi yang strategis
 
Bila memutuskan untuk bertemu dengan teman di sosial media, pastikan Anda menentukan lokasi yang strategis atau mudah terjangkau.
 
Usahakan bertemu di tempat yang mudah dijangkau banyak orang atau sering Anda kunjungi sebelumnya.
 
Hindari bertemu di tempat yang asing atau jauh dari permukiman penduduk.
 
Dengan bertemu di tempat yang aman tersebut, Anda dapat pulang ke rumah seorang diri serta risiko menjadi korban kejahatan.
 
4. Pergi sendiri ke tempat yang ditentukan
 
Saat menemui teman di media sosial, usahakan pergi ke tempat yang ditentukan seorang diri atau diantar orang-orang terdekat, seperti saudara atau sahabat.
 
Anda juga bisa naik angkutan umum atau ojek daring.
 
Anda tidak dianjurkan untuk menerima ajakan orang tersebut agar naik sepeda motor atau mobil dengannya.
 
Pasalnya, alih-alih diantar ke tempat yang dijanjikan, Anda berisiko akan diajak ke tempat yang asing dan jauh dari permukiman penduduk jika menerima ajakannya.
 
5. Beri kabar ke teman atau keluarga
 
Jika bertemu dengan teman di media sosial, usahakan Anda telah memberikan kabar kepada rekan dekat atau keluarga.
 
Hal itu dimaksudkan agar orang-orang terdekat akan memantau perjalanan dan pertemuan Anda.
 
Selain itu, orang-orang terdekat akan memberikan bantuan jika sewaktu-waktu membutuhkannya.
 
Dengan demikian, Anda terhindar dari risiko kejahatan.
 
Untuk diketahui, marak sekali kasus kejahatan yang bermotif pertemuan secara tatap muka.
 
Anda diharapkan untuk selalu hati-hati setiap mendapatkan teman baru di media sosial. ***

Tags

Terkini