Akibat dari bullying dalam keluarga ini beragam dan kebanyakan menyerang mental dan psikis korban.
Korban sering kali mengalami penurunan kepercayaan diri, stress berkepanjangan, gangguan kecemasan, hingga yang terparah bisa menyebabkan depresi.
Sedangkan gangguan lain dapat menyerang fisik korban seperti mengalami insomnia, sakit kepala, nyeri otot, gangguan makan dan masalah pencernaan hingga darah tinggi.
Dengan penjabaran dampak dari pembullyan tersebut, seluruh keluarga diharapkan lebih berhati-hati dalam bersikap dan berucap terhadap anggota keluarga lainnya demi kebaikan bersama.
Sementara bagi anggota keluarga yang merasa dirinya menjadi korban pembullyan, harus melakukan langkah tepat untuk menyelamatkan diri sebelum terjatuh lebih dalam.
Mengungkapkan keinginan, perasaan, dan hal apa yang tidak disukai menjadi salah satu langkah awal untuk menyelamatkan diri.
Selain itu, bisa juga dengan memprioritaskan diri dan sadari bahwa tidak semua tindakan yang dilakukan oleh anggota keluargamu bisa ditoleransi apabila itu dirasa merugikan dan tidak baik bagi diri sendiri.
Terakhir, komunikasikan batasan-batasan yang dibangun agar anggota keluarga lain lebih paham dan tidak berperilaku seenaknya.***