LIPUTAN BEKASI – Seperti yang sudah diketahui, The Great Resignation adalah fenomena resign yang dilakukan oleh para pekerja hamper secara bersamaan menjelang akhir dari pandemic.
Menurut Klotz, seperti yang diceritakan oleh Bloomberg, fenomena ini terjadi akibat dari pandemic covid-19. Pada masa itu, banyak sekali manusia yang memikirkan ulang sebuah prioritas di dalam hidupnya, termasuk dalam pekerjaan.
Fenomena ini jauh lebih besar yang menyentuh hamper setiap industry di seluruh negeri. Pada bulan agustus lalu, lebih dari 4 juta pekerja berhenti dari pekerjaan mereka, itu adalah rekor tertinggi selama 20 tahun.
Banyak orang yang meluangkan waktunya untuk mengevaluasi kembali apa yang ingin mereka lakukan dengan hidup mereka dan apa arti pekerjaan sebenarnya bagi mereka.
Baca Juga: Tahukah Kamu berapa besar batas dari otak kita sendiri?
Bagi jutaan pekerja dan bisnis pengunduran diri hebat atau The Great Resignation adalah sebuah periode yang dapat menentukan masa depan tenaga kerja di Amerika.
Antara Februari 2020 sampai September 2021 dilansir dari laporan pekerjaan Departemen Tenaga Kerja ada ratusan industry lain yang juga mengalami pertumbuhan dan penurunan selama periode ini.
Ribuan pekerja kehilangan pekerjaan mereka di sektor sektor tertentu dan banyak yang tidak kembali. Mari kita ulas saat awal pandemic, saat pandemic menyebar bisnis tutup dan puluhan juta orang kehilangan pekerjaan mereka.
Baca Juga: Peringkat 2 Dunia dari Belakang, Inilah Alasan Kenapa Orang Indonesia Malas Baca Buku
Untuk membantu pekerja dan bisnis tetap berjalan, Pemerintah Amerika mulai membagikan program pembayaran bantuan.
Dan jika kita lihat lebih jelas lagi, jelas bahwa industri tertentu lebih banyak kehilangan para pekerja mereka serta lebih sulit mendapatkan mereka kembali daripada mencari yang lain.
Dan sector yang sangat terpukul saat terjadinya pandemi adalah perjalanan dan perhotelan. Mungkin dikarenakan ketidakmampuan kedua perusahaan tersebut dalam mencari para pekerja.
Baca Juga: Inilah Beberapa Manfaat Wortel untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Baik untuk Kulit!
Untuk jumlah yang bekerja yang ikut The Great Resignation tak tanggung tanggung jumlahnya. Seperti dilansir data dari Microsoft, sebanyak 41 persen tenaga kerja global akan merencanakan pindah kantor pada tahun depan.