gaya-hidup

Mengenal CAPD Sebagai Salah Satu Solusi Terapi Penderita Gagal Ginjal selain Cuci Darah

Jumat, 1 Oktober 2021 | 18:34 WIB
CAPD

LIPUTAN BEKASI – CAPD adalah singkatan dari Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis atau terapi cuci perut.

Cuci Perut menggunakan cairan dialisis sebanyak sekitar 2 liter yang dimasukkan ke dalam rongga atau peritoneum, cairan ini dimasukkan melalui kateter yang dipasang di perut.

Cairan dialisis yang dimasukkan ke dalam perut akan menyerap zat racun atau sisa serta kelebihan air di badan pasien, dan akan dikeluarkan saat pergantian cairan.

Baca Juga: Apakah Donor Darah Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?

Pergantian cairan dilakukan setelah 4-6 jam atau dalam sehari bisa 3-6 kali.

Pada pasien gagal ginjal yang melakukan terapi CAPD menjadi lebih stabil dibandingkan dengan pasien gagal ginjal yang melakukan terapi cuci darah.

Hal ini dikarenakan pergantian cairan dialisis yang dilakukan 3-6 kali dalam sehari atau tiap 4-6 jam dalam sehari. Maka racun dan zat sisa dalam tubuh akan dikeluarkan tiap 4-6 jam dalam sehari tersebut.

Baca Juga: Nicholas Sean Putra Ahok Sudah Diperiksa Polisi Atas Laporan Ayu Thalia, Putra Ahok Serahkan Bukti ini

Terapi ini bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien gagal ginjal dimana saja asalkan tempatnya bersih. Dalam satu kali terapi CAPD memakan waktu kira-kira 30 hingga 40 menit.

Dikarenakan waktu yang diperlukan penderita gagal ginjal untuk melakukan CAPD tidak terlalu lama, maka penderita gagal ginjal lebih leluasa untuk beraktivitas seperti biasanya.

Dikutip Liputanbekasi.com dari gaya.tempo.co berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diyakini CAPD dapat memperpanjang fungsi ginjal sisa lebih lama.

Baca Juga: Berkencan, Menikah, dan Memiliki Keturunan dihindari Warga Korea Selatan, Apa Alasannya?

Selain itu, penderita gagal ginjal juga memiliki angka survival atau angka bertahan hidup yang lebih tinggi dibandingkan hemodialisis, khususnya pada dua tahun pertama setelah menjalani terapi pengganti ginjal.

Kelebihan CAPD atau cuci perut dibandingkan dengan cuci darah juga terletak pada biaya yang dikeluarkan, dimana pada terapi CAPD lebih sedikit biaya yang dikeluarkan dibandingkan dengan terapi cuci darah.

Namun pada kenyataannya tidak semua orang dapat menjalankan terapi CAPD atau cuci perut ini.

Halaman:

Tags

Terkini