Mengapa MCU Phase 4 Gagal? Ini Penjelasannya, Apa Kamu Setuju?

photo author
Putra Pahlawan Mustaqim, Liputan Bekasi
- Senin, 30 Januari 2023 | 14:53 WIB
 Mengapa MCU Phase 4 Gagal? (https://twitter.com/MarvelStudios)
Mengapa MCU Phase 4 Gagal? (https://twitter.com/MarvelStudios)

Liputanbekasi.com – Siapa disini yang tidak kenal dengan Marvel Cinematic Universe, atau biasa disebut dengan MCU. MCU merupakan salah satu franchise super hero yang sangat besar di zaman ini.

Namun, sadarkah kita bahwa MCU seakan-akan seperti kehilangan arah setelah Infinity Saga berakhir? Awal kegagalan MCU ini dimulai setelah film “Avengers: Endgame” dimana para Avengers berhasil mengalahkan Thanos dan mengembalikan setengah populasi yang hilang.

Phase 3 dan Infinity Saga berakhir, kini saatnya membuka lembar baru untuk Phase 4.

Baca Juga: Tingkah Menggemaskan Rayyanza Peluk Erina Gudono Bikin Netizen Senyum-Senyum, Sus Rini: Tau Aja yang Cantik!

Namun, Kevin Feige terlihat seperti kehilangan arah untuk membawa MCU ke tahap sebelumnya, yang mengakibatkan gagalnya MCU phase 4. Lalu, mengapa MCU phase 4 gagal? Berikut penjelasannya.

Jika kita mengingat Kembali pada MCU era Infinity Saga. Kita bisa menemukan benang merah antara satu film dengan film lainnya yaitu Nick Furry.

Nick Furry sendiri menjadi benang merah penting untuk pembentukkan tim superhero pelindung bumi, yaitu Avengers. Selain Nick Furry, benang merah lainnya ada pada Infinity Stones. Yaitu enam batu Ajaib dengan kekuatan luar biasa.

Benang merah antara Nick Furry dan Infinity Stones menuntun kita pada satu kesimpulan dari Infinity Saga ini, yaitu Avengers, dan Thanos.

Baca Juga: Bahasa Gaul dan Istilah Populer Terkini hingga yang Paling Jadul

Kita bisa melihat benang merah ini tersusun dengan rapi dari satu film dengan film lainnya. Karena itulah “Avengers: Endgame” bisa menjadi penutup yang epik bagi Infinity Saga.

Lalu, jika kita lihat sejak awal pembentukkan Phase 4 yang diawali dengan Series “Wanda Vision.” Kita tidak dapat menemukan benang merahnya antar satu film dengan film lainnya.

Film ini seakan hanya sebuah cerita sampingan dimana para superhero ini hidup sendiri-sendiri dengan menyelesaikan problemnya masing-masing. Tidak ada benang merah sebagai penghubung yang akan mempertemukan semua superhero ini pada satu momen besar.

Baca Juga: Ria Ricis Ditegur Komnas Perlindungan Anak, Dugaan Eksploitasi Anak Demi Konten

Contoh seperti film “Eternals” yang terlalu fokus dengan problem mereka sendiri, lalu series “Hawkeye” yang fokus pada masalah mereka sendiri.

Lalu, apa yang sebenarnya ingin disampaikan pada phase 4 ini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Naura Hanin Aisha

Sumber: Penulis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X