DJ Cantik Ini Ternyata Salah Satu Korban Bentrok Di Sorong, Kondisinya Memilukan

photo author
Ricky Sulastomo, Liputan Bekasi
- Kamis, 27 Januari 2022 | 18:13 WIB
Postingan Indah Cleo di Double O. (/ Instagram @doubleclubsorong)
Postingan Indah Cleo di Double O. (/ Instagram @doubleclubsorong)

LIPUTANBEKASI.COM - Bentrok dua kelompok warga di Sorong, Papua Barat menyisakan duka yang dalam bagi Indonesia usai menelan 18 korban jiwa.

18 korban bentrok di Sorong meregang nyawa di dalam tempat Karaoke Double O karena terjebak saat massa membakar tempat tersebut, satu orang tewas dianiaya.

Korban bentrok di Sorong rata-rata merupakan pekerja tempat karaoke Double O seperti pelayan dan waiters termasuk juga pengisi live music pada saat ini.

Salah satu korban pada insiden mengerikan ini adalah Disk Jockey (DJ) cantik Indah Cleo. Saat itu, DJ Indah Cleo dijadwalkan mengisi musik untuk party di Double O, Jumat 21 Januari 2022.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Persita Tangerang vs Persija Jakarta, Debut Perdana Pelatih Sudirman

Kabar memilukan ini pertama kali diunggah akun Instagram @doubleclubsorong dua hari yang lalu, Selasa, 25 Juni 2022.

Postingan @doubleclubsorong tersebut dibanjiri doa dan ucapan duka cita dari netizen.

Pihak Kepolisian juga sudah mengkonfirmasi DJ dengan nama asli Indah Sukmadani tersebut salah satu korban yang terperangkap di Double O saat kejadian.

Baca Juga: Rekomendasi Film dan Drama dari Choi Woo Shik, Obat Kangen untuk Kamu Penggemar Our Beloved Summer

"Indah Sukmadani, iya ada (jadi korban). Jadi kita membutuhkan untuk DNA keluarganya," kata Kabid Humas Polda Metro Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, Kamis, 27 Januari 2022.

Kepolisian menemukan 17 jenazah yang terjebak di Double O saat kejadian. Ke-17 Jenazah ini terperangkap di lantai 2 dan kondisinya sangat memilukan saat dievakuasi.

Jenazah ke-17 korban yang tidak bersalah ini dalam keadaan hangus terbakar hingga sulit untuk dikenali.

Baca Juga: Hasil Pertandingan BRI Liga 1 Indonesia, Persita Tangerang Kontra Persija Jakarta

Ke-17 korban ini menurut keterangan Erwindi memilih naik ke lantai dua Double O karena ketakutan dengan massa yang bentrok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X