Cara Meningkatkan Level Keberuntungan di Dunia Kerja. Segera Lakukan Sebelum Banyak Orang Tahu!

photo author
Pingkan Alistiyani, Liputan Bekasi
- Selasa, 8 November 2022 | 12:50 WIB
ilustrasi grafik proses
ilustrasi grafik proses

LiputanBekasi.com – Faktor keberuntungan sering kali menjadi penyelamat bagi sebagian orang dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Keberuntungan tidak selalu didefinisikan dalam bentuk keuangan. Bisa saja berupa keselamatan dari resiko kecelakaan, atau mendapatkan peluang kerja di antara banyaknya saingan.

Faktor Keberuntungan memang tidak akan datang setiap hari kepada setiap orang, namun setiap orang pasti memiliki hari keberuntungannya masing-masing.

Kita tidak akan pernah tahu kapan tanggal keberuntungan atau kesialan itu, karena tanggal-tanggal ini tidak tercatat pada kalender yang biasa kita lihat.

Tapi tahukah kamu bahwa keberuntungan sebenarnya bisa kita ciptakan sendiri?

Kita bisa membuka peluang keberuntungan lebih banyak dari apa yang kita kira selama hidup.

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2022, Qatar Kesal pada Jerman Karena Hal Ini?

Sudah banyak sekali motivator-motivator yang membagikan pengalaman mereka yang dianggap sebagai ‘keberuntungan’ melalui seminar yang mereka adakan.

Padahal yang terjadi sebenarnya, mereka sudah merancang hal itu sejak lama, atau memang memiliki ‘privilege’ sejak kecil.

Meski begitu, hal yang membuat mereka sukses tidak pernah lepas dari kerja keras mereka juga.

Dilansir dari akun pengguna aplikasi pencari kerja Linkedin @alviananoor yang menceritakan sedikit mengenai keberuntungan dan nasib beberapa tokoh terkenal dunia.

Alviana bercerita dan membandingkan nasib Thomas Alfa Edison dan Nicola Tesla yang sama-sama merupakan orang jenius di dunia.

Thomas Alfa Edison diketahui meninggal dunia dengan mewariskan hak paten dan perusahaan yang besar kepada penerusnya.

Sementara Nicola Tesla meninggal dalam keadaan miskin dan tidak meninggalkan apapun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Linkedin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X