-
Putuskan apakah email yang akan dikirim berupa buletin rutin (lebih baik mingguan atau bulanan), atau hanya satu pesan untuk berbagi berita tentang produk dan diskon mendatang.
-
Ketik judul buletin sepanjang 60-80 kata menarik sehingga memikat para pelanggan untuk membuka email. Judulnya harus meringkas sebagian atau seluruh isi konten e-mail.
-
Kamu bisa mengembangkan judul pada seksi preheader di dalam e-mail untuk lebih mendorong para pelanggan agar membaca lebih jauh.
-
Tergantung pada isi e-mail, kamu akan membutuhkan link yang bisa langsung diklik untuk membeli produk yang dijual di e-mail.
Tips pemasaran email: Kebanyakan email tidak dibaca oleh para penerima. Jika kamu memiliki rasio e-mail yang terbaca mencapai 30%, kamu sudah berhasil!
Buletin e-mail membutuhkan gambar header untuk memberikan pesanmu sebuah kepribadian tersendiri. Kamu bisa membuat lebih dari satu gambar, tergantung pada kontennya. Canva memiliki beberapa template yang sesuai dan mudah dibuat, seperti gambar header Kale Plants Email atau Bustling New York Email.
-
Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM)
Banyak pelanggan menemukan produk dan jasa melalui pencarian sederhana di Google. Mereka bahkan bisa saja mencari bisnismu secara spesifik. Kebanyakan situs web mengkorporasikan kegunaan SEO yang membantu memberitahu Google tentang bisnis online baru milikmu.
Search Engine Marketing adalah cara agar bisnismu tampil di posisi paling atas hasil pencarian, biasanya karena menggunakan Google AdWords. Google dengan efektif akan menempatkan teks iklan untuk bisnis online di beberapa pencarian relevan lainnya,
Membantumu bersaing dengan bisnis-bisnis lain. Harganya cukup bervariasi menurut masa pencarian, sehingga ada baiknya kamu membuat anggaran ini sebelum memulai.
-
Jam bisnis online
Jam bisnis online tidak pernah tutup, walaupun begitu kamu tetap saja seorang pegawai dan kamu membutuhkan waktu untuk bermain serta beristirahat.
Membangun bisnis online dari awal memang pekerjaan yang susah dan mudah gagal. Kamu bisa beroperasi di musim penjualan sibuk (seperti Natal dan musim panas), atau mungkin hanya di saat hari kerja, apa pun itu, kamu butuh menentukan jam kerja secara jelas untuk memastikan bisnis berjalan sebaik kamu bekerja untuk usahamu sendiri.***
Artikel Terkait
Alih-alih Depresi Karena Hutang, Kuasai 5 Skill Ini Sebelum Terjerat Hutang