LIPUTANBEKASI.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat sebuah peryataan yang mengejutkan dan di luar dugaan Masyarakat.
KPK mengatakan bahwa saat ini praktik Korupsi merupakan hal biasa, sehingga mereka yang tertangkap adalah yang sedang bernasib buruk alias apes saja, pernyataan dari KPK ini membuat para Masyarakat sangat heran.
Masyarakat akhirnya mempertanyakan apa peran dan fungsi dari KPK di negara Republik Indonesia ini.
Baca Juga: Tidak berubah, harga emas Antam tetap Rp1.013.000 per gram pada Kamis 15 Desember 2022
Bukankah tugas KPK adalah sebuah lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi?
Lalu mengapa KPK mengeluarkan sebuah pernyataan yang seolah-olah praktek Korupsi itu adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan para pejabat yang memiliki kepentingan
Selain itu KPK pun menyatakan bahwa audit Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK belum bisa mengungkap banyak kasus Korupsi.
Baca Juga: Tidak berubah, harga emas Antam tetap Rp1.013.000 per gram pada Kamis 15 Desember 2022
Baik di pusat maupun daerah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam acara Puncak Peringatan Hakordia Kementerian Keuangan Tahun 2022.
"Saya kok masih merasa orang yang kemudian tertangkap tangan atau berperkara korupsi itu apes, bukan ya kejadian yang luar biasa. Lho, kenapa?” Ujar Alexander
Sebetulnya yang lain kelakuannya sama, hanya mereka lebih rapi dalam melakukan tindakan dan menyembunyikan kekayaannya, lebih rapi,"tambahnya pada Selasa, 13 Desember 2022.
Alexander juga menilai bahwa risiko tertangkapnya koruptor saat ini cukup rendah. Hal tersebut membuat para penyelenggara negara di berbagai tingkatan masih merasa nyaman untuk melakukan tindakan korupsi.
"Dalam ekonomi itu kan dikenal high risk high return. Nah, ini kebalikannya dengan korupsi, risiko korupsi rendah tetapi menghasilkan penghasilan yang tinggi dalam waktu cepat, singkat. Rendah pak” kata Alexander
“Risiko seseorang itu ketahuan korupsi sangat rendah. Dan, ya, kalau tidak ada yang lapor, nggak ada yang kemudian kami bisa mengungkapnya," tambahnya Alexander.
Praktek Korupsi sendiri saat ini sudah bukan rahasia umum lagi di Masyarakat, bahkan dalam keadaan sulit sekalipun para pejabat masih saja memanfaatkan situasi untuk mengambil untung untuk kepentingan diri sendiri.