LIPUTANBEKASI.COM - Telah viral video penyerangan bus yang mengangkut sejumlah pemain sepak bola yang tergabung dalam Tim Nasional (Timnas) Thailand oleh suporter Indonesia, yang diunggah di akun Instagram @lambeturah_bola.
Penyerangan bus Timnas Thailand terjadi saat menjelang kick offpertandingan Indonesia kontra Thailand pada babak penyisihan grup Piala AFF 2022, Kamis 29 Desember 2022 sore di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Ironisnya, penyerangan bus Timnas Thailand terjadi hanya dalam waktu tiga bulan setelah kerusuhan berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang mengakibatkan 135 orang meninggal dunia.
Pada saat gelaran AFF 2022, para suporter diperbolehkan untuk kembali menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung di stadion setelah sebelumnya dilarang pada sisa putaran pertama Liga 1 lalu imbas tragedi yang menimpa para suporter Arema FC tersebut.
Namun sayangnya, izin yang dikeluarkan pihak terkait berujung pada insiden memalukan yang satu ini.
Dalam video berdurasi sekitar 40 detik tersebut, terlihat sejumlah suporter yang tengah berkumpul di pelataran GBK dan menyanyikan salah satu lagu nasional, yakni Indonesia Pusaka.
Mereka juga seakan-akan menodai lagu nasional yang dinyanyikan tersebut dengan mengeluarkan kata-kata kasar terhadap Timnas Thailand.
Tak sampai di situ, mereka terus mengacungkan jari tengah dan memukul-mukul jendela bus hingga kaca samping pecah.
Mereka berusaha menghalang-halangi jalannya bus.
Beruntung saja seluruh pemain sepak bola asal Thailand selamat dari insiden tersebut.
Dengan demikian, mereka tetap bertanding melawan Timnas Indonesia hingga selesai.
Berdasarkan pantauan Liputanbekasi.com pada Jumat 30 Desember 2022 pukul 10.15 WIB, salah satu asisten pelatih Timnas Thailand, Luis Viegas, turut mengekspresikan kekecewaannya melalui cuitan di Twitter.
"Pertandingan pertama dengan penonton setelah tragedi di Malang? Di manakah pihak keamanan?" tulisnya.
Luis menyertakan video viral tersebut dalam cuitannya.
Posting-an Luis dibanjiri 832 komentar yang beragam dan 4.319 likes dari warganet yang sebagian besar berasal dari Indonesia.
"Sepakbolanya diberhentiin ngamuk-ngamuk, giliran diterusin malah norak. Emang harusnya sepakbola Indonesia di-banned selamanya dari FIFA. Dikasih kesempatan setelah (tragedi) Kanjuruhan malah berulah lagi," tulis salah seorang warganet Indonesia dengan nama akun @33xshujie.
Di samping itu, posting-an Luis ini di-retweet sebanyak 4.438 pengguna mikroblog yang dinakhodai Elon Musk tersebut.
Sementara itu, unggahan video viral penyerangan bus Timnas Thailand di akun Instagram @lambeturah_bola dibanjiri 1.015 komentar dan 5.565 suka.
Para warganet mengecam aksi suporter Timnas Indonesia yang memalukan tersebut melalui kolom komentar.
"Udah mau 2023 masih ada aja suporter kayak gini, gimana mau maju sepak bola Indonesia ini," tulis akun @rizkirk29.
Sebagai informasi, pertandingan Indonesia kontra Thailand pada babak penyisihan Piala AFF 2022 yang digelar Kamis, 29 Desember 2022 sore, menghasilkan skor imbang, yakni 1-1.
Artikel Terkait
Akun YouTube Raditya Dika kena hack, berikut penjelasannya
Teori baru MV ‘Ditto’ milik NewJeans: muncul akun YouTube Heesoo
Kasus Christine Chubbuck, Bunuh Diri yang Tak Sengaja Disiarkan Langsung di Televisi!
Tak disukai banyak orang, biji mahoni ternyata menyimpan 5 manfaat ini
Mengenal Bagheera kiplingi, Laba-Laba Vegetarian Langka Di Dunia
Perlu tahu, Ini 3 keterampilan sosial yang penting diajarkan orang tua dalam mendidik anak